"Mengapa Yogya? Yogya memiliki suasana politik yang lebih stabil, selain itu Yogya itu kota pendidikan, masyarakatnya welcome, sosialnya bagus, pertentangan tidak ada, dan Yogya tidak ribet," ucap salah satu peneliti LIPI, Anugrah Yuka di Jakarta.
Anugrah juga menambahkan, Pemprov DIY sangat berperan penting untuk bisa menjalankan bus listrik di Yogya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal produksi massal memang menjadi pekerjaan rumah bagi LIPI yang harus dipikirkan.
"Setelah berhasil di Yogya, kami juga tengah berpikir untuk bisa memproduksi massal kendaraan listrik ini. Dan kami juga tengah masa penjajakan untuk mengajak industri nasional seperti Pindad, dan lain-lain," katanya.
(ddn/ddn)










































