"Kalau dulu beli mobil agak maksa, sekarang lebih leluasa. Yang bisa beli mobil lebih banyak," ujar Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales Davy J Tuilan kepada detikOto di booth Suzuki di IIMS, pekan lalu.
Payung hukum Low Cost and Green Car kini tengah difinalisasi pemerintah. Proses penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) dan Keputusan Presiden (Keppres) keringanan fiskal untuk low cost green car (LCGC) ternyata cukup alot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila regulasi ini keluar, selain mobil listrik dan hybrid, mobil murah pun hampir bisa dipastikan akan banyak dipasaran.
Karena, pemerintah menjanjikan berbagai insentif pajak bila produsen mobil berhasil memenuhi syarat-syarat yang saat ini sedang mereka godok.
Bila berhasil memenuhi syarat, maka mobil yang akan ikut program ini bisa menjual mobil dibawah angka US$ 10.000 atau dibawah Rp 90 jutaan.
Apa yang diharapkan Suzuki dari kebijakan LCGC?
"Aturannya itu memudahkan kita agar membuat LCGC. Agar harganya bisa kompetitif dan bisa dijangkau masyarakat, jadi orang lebih mudah membeli mobil," ujarnya lagi.
Kebijakan LCGC ini diyakini Davy bakal berpengaruh pada segmen city car. Segmen ini akan menghilang begitu LCGC muncul.
"Kebanyakan segmen juga susah kan, dan itu (city car menghilang) menurut saya bukan negatif," ujarnya.
Pasar mobil keluarga atau MPV pun sedikit terpengaruh. "Tapi kecil, yang tadinya orang beli MPV untuk mengantar anak ke sekolah mungkin nantinya akan pake LCGC, tapi pengaruhnya tidak banyak, kalau ke city car pengaruhnya banyak," ujarnya.
Suzuki sendiri memang berniat untuk mengikuti program LCGC. Kandidat LCGC dari Suzuki memang belum diumumkan Suzuki secara pasti, tetapi mobil G-Concept seperti terlihat di foto atas, kemungkinan besar menjadi salah satu jagoannya. Atau juga mobil kecil seperti Suzuki Alto.
Toyota dan Daihatsu sudah mencuri start dengan memperlihatkan Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla.
Selain Toyota, Daihatsu dan Suzuki, merek lain yang berminat untuk ikut serta adalah Nissan yang berniat melahirkan kembali merek Datsun dan produsen mobil India, Tata Motors, yang memiliki mobil termurah sedunia, Tata Nano.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan