Pemerintah Ingin Buat Badan Khusus untuk Riset Teknologi Otomotif

Pemerintah Ingin Buat Badan Khusus untuk Riset Teknologi Otomotif

Luhur Hertanto - detikOto
Rabu, 19 Sep 2012 19:17 WIB
Pemerintah Ingin Buat Badan Khusus untuk Riset Teknologi Otomotif
Jakarta - Besarnya potensi industri otomotif harus digarap dengan baik. Putra-putra Indonesia pun diharapkan dapat ikut serta dalam persaingan pengembangan dan penelitian dengan berbagai merek internasional. Untuk itu, pemerintah berharap dapat membentuk satu badan tersendiri yang bertugas melakukan penelitian di sektor ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh di Istana Negara menerangkan kalau pihaknya mengusulkan adanya satu badan khusus yang bertugas untuk mengawasi pengembangan riset dan teknologi yang digarap bersama-sama.

"Jadi yang kami usulkan dari berbagai perjalanan intinya satu, perlu ada satu 'tanda petik' badan yang mengawal dari sisi riset development, termasuk inovasi di situ. Ini badan tersendiri di bidang otomotif tersebut," kata M Nuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenapa demikian? Teknologi itu punya life cycle yang kalau tidak ada melakukan riset itu hanya bisa mutar sekali dan tidak muter kembali, akhirnya akan mati," tambahnya.

"Ini misal by project buat 10 atau 1000 (unit) setelah itu selesai. Padahal ini tidak (tidak bisa begitu di industri otomotif) dan (harus) terus menerus," lugasnya.

Badan khusus itu, lanjut M Nuh, nantinya akan melibatkan banyak pihak dari berbagai badan. "Melibatkan kawan-kawan Perguruan Tinggi, Ristek, BPPT dan LIPI dan Swasta," imbuhnya.

Badan tersebut menurut M Nuh bertugas untuk mengembangkan berbagai teknologi yang bisa diterapkan di industri otomotif di masa depan. Badan tersebut juga diharapkan bisa membuat prototipe komponen atau mobil yang merepresentasi teknologi terbaru buatan anak Indonesia.

Tiap pihak yang terlibat nantinya akan memiliki tugas masing-masing, yang kemudian akan disinergikan hasil kerjanya oleh badan khusus tersebut. "Tahun ini sudah set up, pada tahun 2013 sudah ada prototipe," tuntas M Nuh ketika ditanya target terdekat.

(syu/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads