Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh di Istana Negara menerangkan kalau pihaknya mengusulkan adanya satu badan khusus yang bertugas untuk mengawasi pengembangan riset dan teknologi yang digarap bersama-sama.
"Jadi yang kami usulkan dari berbagai perjalanan intinya satu, perlu ada satu 'tanda petik' badan yang mengawal dari sisi riset development, termasuk inovasi di situ. Ini badan tersendiri di bidang otomotif tersebut," kata M Nuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini misal by project buat 10 atau 1000 (unit) setelah itu selesai. Padahal ini tidak (tidak bisa begitu di industri otomotif) dan (harus) terus menerus," lugasnya.
Badan khusus itu, lanjut M Nuh, nantinya akan melibatkan banyak pihak dari berbagai badan. "Melibatkan kawan-kawan Perguruan Tinggi, Ristek, BPPT dan LIPI dan Swasta," imbuhnya.
Badan tersebut menurut M Nuh bertugas untuk mengembangkan berbagai teknologi yang bisa diterapkan di industri otomotif di masa depan. Badan tersebut juga diharapkan bisa membuat prototipe komponen atau mobil yang merepresentasi teknologi terbaru buatan anak Indonesia.
Tiap pihak yang terlibat nantinya akan memiliki tugas masing-masing, yang kemudian akan disinergikan hasil kerjanya oleh badan khusus tersebut. "Tahun ini sudah set up, pada tahun 2013 sudah ada prototipe," tuntas M Nuh ketika ditanya target terdekat.
(syu/ddn)










































