Melihat Dapur Pembuatan Mitsubishi Mirage

Laporan dari Thailand

Melihat Dapur Pembuatan Mitsubishi Mirage

- detikOto
Rabu, 12 Sep 2012 08:11 WIB
Melihat Dapur Pembuatan Mitsubishi Mirage
Foto Rivki
Laem Chabang - Si mungil Mitsubishi Mirage akan segera meluncur di Indonesia pada 20 September nanti, Mobil dengan mesin 3 silinder ini, rupanya diproduksi di sebuah kota industri di Thailand.

Rencananya, selain Indonesia dan negara-negara Asia, pabrik tersebut Β juga menjadi pusat pembuatan Mirage hingga kawasan Eropa.

detikOto bersama rombongan media nasional lainnya menyambangi pabrik yang terletak di Laem Chabang, Thailand, Senin (10/9/2012).

Berdiri di atas lahan 1.060.000 meter persegi, produsen otomotif ini mendirikan tiga factory. Mirage sendiri diproduksi di Factory 3, sedangkan factory 1 dan 2 untuk pembuatan mobil Mitsubishi jenis lain, seperti SUV, truk, dan sedan.

Sekitar 1.670 karyawan diperkerjakan untuk membuat Mitsubishi Mirage. Dalam waktu 2 sampai 3 jam, pabrik ini mampu merampungkan 1 unit mobil, tentunya dengan bantuan mesin robot juga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sehari, pabrik yang dapat ditempuh dalam waktu 3 jam dari Bangkok ini, mampu
merampungkan 600 unit Mirage.

Untuk urusan, teknisi, pabrikan Mitsubishi mengaku sulit dalam merekrut sumber daya manusia tersebut. Soalnya Thailand sudah dipenuhi pabrikan otomotif raksasa dunia seperti Toyota, Honda dan lain-lain.

"Tetapi kita telah mengadakan program kerjasama dengan pemerintah untuk membentuk SDM baru. Mereka ditempa disevuah universitas dan kita akan memakai lulusan terbaik untuk teknisi kita," ujar Executive Officer Corporate General Manager Global Small Project Office MMC, Takashi Sato saat jumpa pers di Factory 3.

Tidak hanya itu, Mitsubishi juga memperkerjakan para wanita handal dalam memproduksi si mungil Mirage.

Dari total 1.670 karyawan, hampir 15 persen diisi oleh kaum hawa. Dengan demikian, makin melekatlah predikat wanita di Thailand. Selain cantik rupanya para wanita
Thailand juga handal di dunia pabrikan otomotif.

Dalam komponennya, Sato, menambahkan bahwa Mitsubishi Mirage hanya menggunakan sekitar 20 persen komponen yang harus diimpor dari Jepang. Sisanya, mobil 1.200 cc tersebut menggunakan bahan lokal asal negeri Gajah Putih tersebut.

Suasana di pabriknya pun nampak asri dan bersih. Para karyawan terlihat sangat disiplin dalam menyelsaikan pengerjaannya, helm pun selalu terpasang pada tiap karyawan.

"K edepannya kita harapkan dapat memproduksi lebih banyak lagi, Untuk tahun ini kita memproduksi 150 ribu unit Mirage dalam setahun," tutup Sato mengakhiri jumpa pers.


(rvk/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads