Alasan untuk mematikan penjualan Mazda CX-7 karena mobil tersebut terbukti kalah bersaing dengan CX-5 meski penjualan Mazda CX-7 melampaui target penjualan. Dan kehadiran Mazda CX-5 sangat mempengaruhi Mazda CX-7.
"Penjualan CX-7 telah memenuhi harapan yakni sekitar 800-1.000 unit per tahun di Inggris. Tetapi penjualan CX-5 lebih baik, dan diikuti dengan penjualan CX-9 yang laris di Amerika Serikat dan Rusia. Dan ini masuk akal untuk menghentikan produksi CX-7," kata Senior Mazda dilansir autocar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di Mazda Motor Indonesia (MMI) pernah menegaskan jika Mazda CX-7 tetap hidup untuk memperkuat segala elemen pasar Mazda di Indonesia. MMI belum memutuskan untuk menghentikan penjualan Mazda CX-7 di Indonesia meski beberapa negara sudah memberi sinyal.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!