'Era Mobil Listrik Masih Jauh'

'Era Mobil Listrik Masih Jauh'

Syubhan Akib - detikOto
Senin, 06 Agu 2012 16:55 WIB
Era Mobil Listrik Masih Jauh
Washington - Meski teknologi listrik terus digadang-gadang sebagai teknologi masa depan di industri otomotif. Diperkirakan butuh puluhan tahun bagi mobil listrik menggusur dominasi mesin konvensional. Paling tidak hal itu akan terus terjadi dalam beberapa puluh tahun ke depan.

Dilansir Car Advice, Senin (6/8/2012) National Petroleum Council (NPC) di Amerika Serikat menjelaskan sulitnya kendaraan bertenaga listrik untuk dengan cepat menggusur kendaraan bermesin pembakaran internal yang konvensional tidak lain dan tidak bukan adalah karena biaya tinggi yang harus dikeluarkan ditambah dengan keterbatasan teknologi saat ini.

Paling tidak, dengan masalah-masalah tadi, mesin konvesional mereka perkirakan akan tetap menjadi pilihan utama masyarakat dunia, paling tidak hingga tahun 2050 mendatang

Dengan begitu hingga pertengahan abad ini, kendaraan dengan sokongan energi dari bensin, diesel dan gas akan terus memimpin pasar hingga 2050. Begitu pula kendaraan dengan paduan dua kekuatan yakni hybrid yang juga akan lebih menjadi pilihan dibanding listrik.

Terlebih teknologi yang makin maju terutama dalam hal meminimalisasi bobot kendaraan dan membuat aerodinamika yang lebih baik serta sistem yang lebih bagus akan membuat efisiensi bahan bakar akan makin meninggi.

Dalam 4 dekade mendatang, mereka memprediksi kalau mobil-mobil bermesin konvensional akan mampu membukukan efisiensi yang lebih baik hingga 60-90 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amerika sendiri sudah menetapkan target untuk mengurangi emisi yang dihasilkan kendaraan disana dapat berkurang hingga 50 persen dan mobil mampu menunjukkan efisiensi hingga 60-80 persen di 2050 mendatang. Dengan begitu, Amerika sendiri dalam beberapa dekade mendatang belum akan memasuki era mobil listrik sepenuhnya.

Bagaimana menurut Anda sendiri Otolovers? Apakah mobil listrik bisa menyaingi popularitas mobil BBM? Ikuti pollingnya di detikOto!

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads