Dilansir Car Advice, Senin (6/8/2012) National Petroleum Council (NPC) di Amerika Serikat menjelaskan sulitnya kendaraan bertenaga listrik untuk dengan cepat menggusur kendaraan bermesin pembakaran internal yang konvensional tidak lain dan tidak bukan adalah karena biaya tinggi yang harus dikeluarkan ditambah dengan keterbatasan teknologi saat ini.
Paling tidak, dengan masalah-masalah tadi, mesin konvesional mereka perkirakan akan tetap menjadi pilihan utama masyarakat dunia, paling tidak hingga tahun 2050 mendatang
Dengan begitu hingga pertengahan abad ini, kendaraan dengan sokongan energi dari bensin, diesel dan gas akan terus memimpin pasar hingga 2050. Begitu pula kendaraan dengan paduan dua kekuatan yakni hybrid yang juga akan lebih menjadi pilihan dibanding listrik.
Terlebih teknologi yang makin maju terutama dalam hal meminimalisasi bobot kendaraan dan membuat aerodinamika yang lebih baik serta sistem yang lebih bagus akan membuat efisiensi bahan bakar akan makin meninggi.
Dalam 4 dekade mendatang, mereka memprediksi kalau mobil-mobil bermesin konvensional akan mampu membukukan efisiensi yang lebih baik hingga 60-90 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana menurut Anda sendiri Otolovers? Apakah mobil listrik bisa menyaingi popularitas mobil BBM? Ikuti pollingnya di detikOto!
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat