Teleponan Sambil Nyetir Bahaya Laten

Teleponan Sambil Nyetir Bahaya Laten

- detikOto
Senin, 06 Agu 2012 14:14 WIB
Teleponan Sambil Nyetir Bahaya Laten
Jakarta - Penggunaan ponsel saat berkendara bagi sebagian orang dianggap biasa. Padahal di Jakarta saja ada ratusan orang yang kecelakaan akibat menggunakan ponsel saat berkendara.

Sekertaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Hendro Putroko menjelaskan kalau penggunaan ponsel saat berkendara adalah bahaya laten.

"Secara umum kita lihat kalau mengendarai kendaraan itu, entah roda dua dan roda empat harus pakai konsentrasi. Nah, ponsel itu mengurangi konsentrasi pengendara, konsentrasi pecah," ujarnya di Gedung Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (6/8/2012).

Kordinator Solidaritas untuk Keselamatan Jalan Edo Rusyanto menambahkan tren peningkatan kecelakaan akibat penggunaan ponsel sudah dalam taraf yang mengkhawatirkan.

"Di mudik 2011 saja ada 4.744 kecelakaan, dari jumlah itu 84 persen atau 3.985 kecelakaan yang dipicu karena faktor manusia. 2 persen dari itu atau sekitar 80 kecelakaan disebabkan karena menggunakan ponsel saat berkendara. Itu dalam 16 hari masa mudik saja," ujarnya.

"Kalau di Jakarta, ada 8.030 kecelakaan di 2010, 1,67 persen atau 120 kasus karena menggunakan ponsel. Parahnya, tren peningkatan itu mencapai sekitar 1.288 persen pada tahun 2010 dibanding 2009," paparnya.

Sementara itu,

"Karena itu, mumpung angkanya masih kecil, mari kita bersama-sama menurunkan angka itu. Jangan tunggu sampai besar," tuntas Ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia Sarwoto Atmosutarno.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads