Hal tersebut ditegaskan Large Project Leader Brio, Takahiro Higuchi dalam sesi wawancara khusus di Central Park, Jakarta Barat.
Ia menuturkan Honda tidak akan berhenti berinovasi memuaskan pelanggannya. Menurutnya masih akan ada beberapa produk setelah Brio dengan syarat jika konsumen meminta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ia memastikan mobil baru tersebut tidak mudah seperti membalikkan kedua tangan.
Perlu adanya riset terlebih agar diterima oleh pasar. Seperti Honda Brio.
City car pendatang baru itu diakui dikembangkan tidak hanya untuk kebutuhan masyarakat Indonesia, tapi pasar otomotif Asia.
"Jadi yang paling sulit itu adalah melakukan survei dan juga membuat konsep mobil tersebut sampai dengan selesai," aku Takahiro.
Untuk Brio sendiri, konsepnya mulai diperkenalkan kepada khalayak sejak 2010 lalu.
"Kalau dipikir, Indonesia sangat potensial. Selama ini kendaraan dikembangkan standar Eropa dan Amerika. Kali ini dikembangkan di ASEAN. Negara di ASEAN ada peningkatan kebutuhan daripada kendaraan kompak. Dan potensi pasar di Indonesia cukup bagus," tutup Takahiro.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?