Seperti yang dialami Hino. Dalam semester pertama hingga bulan Juni 2012 penjualan Hino mencapai 17.096 unit sampai Juni.
"Dan target kita masih dalam jalur. Dan yang paling banyak terjual itu seri 500 yang Ranger hingga mencapai 55-60 persen, dan kalau dibandingkan tahun lalu di semester yang sama penjualan kami meningkat hingga 22 persen" kata Direktur Marketing and Promotion PT. Hino Motor Sales Indonesia Sartiko Wardiko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kita punya line up 50. Bila satu varian turun yang lain nutupin. Memang dulu kendaraan di tambang mencapai 60 persen, namun sekarang mengalami penurunan hingga mencapai 40 persen saja. Tapi ini tertutup dengan kendaraan Kargo yang kini mencapai penjualan hingga 60 persen,"katanya.
"Kalau melihat seperti ini, saya berdoa semoga tidak ada malsalah. Walaupun bisnis batu bara slow down. Yang lainnya bagus, seperti penjualan kendaraan mixer, traktor, dan lain-lain," tambahnya.
8 Titik Posko Mudik
Disinggung mengenai persiapan mudik, Hino menyiapkan 8 titik posko mudik, agar bus-bus yang mengantar pemudik dalam keadaan prima dan bisa selamat sampai tujuan.
"Posko mudik kita ada, kita persiapkan di 8 titik. Dan posko sudah mulai beroperasi 14-21 Agustus 2012," kata Executive Officer Service dan spare part, PT HINO Motors Sales Indonesia, Irwan Supriyono.
Posko mudik Hino yang berperan untuk menjaga bus-bus pemudik Hino, akan melakukan pengecekan dan service bus secara gratis.
"8 titik posko mudik Hino akan berada di Merak, indramayu, cirebon, weleri, lasem, nagrek, kebumen, ngawi,"kata Irwan.
"Dan Posko itu akan ditempatkan di rumah makan yang biasa disinggahi bus. Dan dalam kesempatan itu, para teknisi kami akan melakukan inspeksi(pemeriksaan) seperti sistem rem, ban, mesin dan lain-lain. Karena Kita ingin sekali menjamin kepada pengemudi dan pengendara dalam tetap aman," tambahnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India