Subaru sepertinya tidak akan mengeluarkan mobil murah untuk pasar otomotif Indonesia bahkan dunia sekalipun. Subaru akan tetap mengandalkan mobil dengan karakter premium yang diakuinya di atas rata-rata pesaingnya.
Karenanya dirasa sangat sulit untuk bersaing dari segi volume penjualan. Sebab mobil-mobil Subaru sampai kapanpun akan sangat segmented.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Subaru hanya mempertahankan citranya sebagai produsen mobil berkelas yang mengandalkan teknologi mesin dan kekuatan serta safety untuk penumpang dan pengendara. Salah satunya adalah teknologi mesin Boxer yang selama ini mereka andalkan.
Dengan konsep tersebut, lanjut Sutrisno besar kemungkinan Subaru akan menjadi produk yang terbatas. Di Jepang contohnya. Sutrisno menjelaskan jika merek Subaru hanya mampu mengambil pasar sebanyak 2 persen per tahunnya. Sedangkan di Indonesia sekitar 5 persen. Angka tersebut dinilainya sangat kecil jika dibandingkan dengan pesaing Subaru.
"Di Jepang kita (Subaru) hanya 2 persen. Di Indonesia kita hanya sekitar 5 persen. Jadi memang Subaru ini sangat terbatas," pungkasnya.
Jika ditanya apakah crossover XV akan menjadi mobil murah Subaru, Sutrisno tidak mengamini. Soalnya di Indonesia saja harga Subaru XV bakal ditaksir Rp 350 Juta. "Sepertinya tidak," ujarnya.
Menurutnya crossover XV sangat ditunggu-tunggu oleh konsumen. Pecinta Subaru pun diakuinya sudah banyak membicarakan Subaru XV.
Bahkan beberapa konsumen seperti yang dijelaskan Sutrisno sudah banyak bertanya-tanya soal mobil yang dirakit di Malaysia itu.
"Saya pikir konsumen sudah sangat menunggu produk ini. Kita sangat kompetitif," tegas Sutrisno.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan