Dalam penelitian yang mereka lakukan, Chevrolet menemukan kalau kamu gay dan lesbian tampak 'lebih ramah lingkungan' dibanding heteroseksual.
Untuk itu, Chevrolet pun membuat iklan khusus untuk kaum ini terkait mobil ramah lingkungan mereka, Chevrolet Volt.
Tulisan "Whatever revs your engine, we support you 100%" menjadi kata-kata penarik perhatian selain caption foto Volt yang berbunyi "Mom, Dad: I'm electric." Ini seakan-akan menegaskan kalau Volt bukanlah 'peminum bensin maupun diesel murni'.
Menurut para ahli seperti detikOto kutip dari USA Today, rata-rata, pembeli mobil lesbian dan gay lebih cenderung untuk merangkul kendaraan hemat bahan bakar dan fitur berteknologi tinggi.
Selain Chevrolet, merek lain seperti Toyota, Ford, dan Honda adalah merek yang paling populer di kalangan konsumen gay dan lesbian menurut Community Marketing yang berbasis di San Francisco.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chevrolet Volt sendiri adalah mobil extended-range electric inovatif asal Amerika yang mampu menempuh jarak sekitar 340 mil.
Pada 40 mil pertama Volt menggunakan tenaga listrik, dan ketika baterai mau habis Volt menggunakan mesin bensin untuk menjadi generator dan menyuplai tenaga listrik ke baterai dan motor listrik untuk menempuh perjalanan sejauh 300 mil lagi.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi