Awas! Derek Liar Cari Mangsa

Awas! Derek Liar Cari Mangsa

Nala Edwin - detikOto
Jumat, 15 Jun 2012 12:52 WIB
Awas! Derek Liar Cari Mangsa
Mobil diderek (Ilustrasi)
Jakarta - Derek liar kembali tercatat melakukan aksinya di jalan tol. Dalam beberapa bulan terakhir terjadi peningkatan kasus derek liar.

Korban yang terbaru adalah mobil bak terbuka bernopol Z 8470 DN di Tol Jagorawi.

"Saya sempat meneriaki maling, sehingga menarik warga perhatian sama petugas sabhara mabes polri yang melintas," kata sang supir, Asep Yusuf (30) saat ditemui wartawan di pintu keluar tol Halim, Kamis, (14/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi derek liar yang bermodus mirip pembegalan ini bermula saat Yusuf diteriaki pelaku kalau knalpot mobilnya mengeluarkan api. Yusuf pun meminggirkan mobilnya karena khawatir.

"Tiba-tiba mobil derek liar tersebut ikut berhenti salah seorang langsung membuka pintu mobil saya Ia bilang diam saja, atau kamu mau mati, sambil satu orang lagi mencabut kabel sehingga mobil tidak bisa hidup," ujarnya.

Komplotan derek liar yang berjumlah 4 orang itu pun langsung mengambil alih kendali mobil Yusuf. Satu orang duduk di jok kemudi mobil Yusuf, sementara lainnya mengaitkan derek.

Untungnya baru beberapa saat beroperasi beberapa polisi dari unit Shabara mabes Polri melihat dan langsung menghampiri mobil derek liar tersebut. Sayangnya pelaku melihat mobil petugas dan langsung melarikan diri.

Polisi patroli di jalan tol, mengakui kalau derek liar masih sering melakukan operasinya di Jalan tol. Polisi kesulitan menghentikan operasi tersebut karena mereka juga pengguna tol.

Meski begitu polisi akan meningkatkan pengawasan di dalam tol untuk mencegah terulangnya kejahatan jalanan itu.

"Kita akan tingkatkan patroli terutama di daerah-daerah rawan derek liar," kata Kasat PJR Mabes Polri AKBP Agus Carel kepada detikcom, Jumat (15/6/2012).

Data yang dihimpun detikcom, menunjukkan mobil pengangkut barang merupakan sasaran favorit bagi derek liar. Modus yang mereka gunakan mirip dengan pencurian bermodus ban kempes yang biasa terjadi di jalan arteri.

Perbedaanya, dalam pencurian biasa bermodus ban kempes biasanya pencuri meneriaki pengemudi mobil dengan mengatakan ban mobilnya kempes, sedangkan komplotan derek liar meneriaki mobil yang melintas di jalan tol mengeluarkan api atau asap.

Begitu pengemudi menepikan kendaraannya untuk berhenti, barulah komplotan derek liar ini beraksi. Salah seorang di antara mereka biasanya langsung membuka kap mesin dan mengotak-atik mesin mobil atau sistem perkabelan sehingga mobil benar-benar mogok.

Rekan-rekannya langsung memasang alat derek tanpa minta izin pemilik mobil. Mereka kemudian menarik mobil ke pool derek liar yang ada di sekitar tol. Mereka lantas memeras pengemudi dengan tarif derek yang tidak masuk akal. Kalau tidak dibayar maka mobil itu tidak akan dikeluarkan dari pool derek liar tersebut.

Berikut ini adalah beberapa peristiwa derek liar yang pernah terjadi di jalan tol :

1. Kamis 31 Maret 2011

Saat itu Saprin yang mengendarai pick up Carry T 8973 L di tol Jatibening dihampiri mobil derek. Ada 4 orang di dalam mobil derek itu. Mereka berteriak,"Api-api!" Teriakan ini membuat Saprin berhenti. Setelah mobil berhenti, mobil yang dikendarai Saprin langsung diderek. Untunglah Saprin selamat setelah berteriak minta tolong kepada petugas polisi yang ada di tol.

2. Kamis 7 April 2011

Barudin (30) yang sedang membawa kulkas dengan mobil pick up diperas Rp 400 ribu oleh komplotan derek liar. Saat itu mobil yang dikendarai Barudin mogok karena mesinnya panas di Tol Kebon Jaruk. Langsung saja komplotan derek liar mederek mobil Barudin dan membawanya ke pool di dekat tol tersebut. Barudin harus membayar Rp 400 ribu untuk menebus mobilnya.

3. Sabtu 21 Mei 2011

Muthalib (53) yang baru saja selesai mengantar barang diperas komplotan derek liar Rp 1,4 juta. Muthalib percaya dengan teriakan derek liar yang menyatakan mobil boks yang dikendarainya kempes. Begitu berhenti, pelaku derek liar ini mengotak-atik mesin mobil sehingga mobil mogok. Mobilnya langsung diderek ke pool derek liar dan dia dipaksa membayar Rp 1,4 juta untuk membawa mobilnya.

4. Kamis 14 Juni 2012

Mobil derek liar mengancam pengemudi mobil barang Asep Yusuf (30) yang menepi setelah diteriaki 'ada api'. Begitu mobil berhenti, mesin mobil langsung diotak-atik sehingga mogok. Pelaku menyuruh Asep diam saja atau mati. Pelaku kabur setelah polisi dari Mabes Polri mendekati mereka.

5. Kamis 14 Juni 2012

Parman dan Wardi yang membawa ikan dengan mobil pick up diteriaki komplotan derek liar bahwa ada barang yang jatuh. Mereka lalu menepi untuk mengecek. Saat keluar mengecek, derek liar langsung menderek mobilnya. Baru 5 menit diderek, polisi memergoki mereka. Pelaku kabur setelah nyaris menyerempet polisi.

(nal/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads