4W Marketing and Dealer Network Development PT Suzuki Indomobil Sales Endro Nugroho mengatakan dalan dua bulan terakhir setelah launching, pesanan terhadap mobil MPV tersebut sudah mencapai 17.000 unit.
Oleh karena itu pihaknya merasa percaya diri dengan target yang sudah ditetapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberhasilan Ertiga menyisihkan komeptitornya terlihat juga di Jawa Tengah karena sebanyak 1700 unit Ertiga sudah masuk daftar inden di sana. Hal itu diungkapkan Fie An selaku Main Dealer Suzuki Regional empat.
"Untuk wilayah regional saya saja sudah ada pesanan sebanyak 644 unit," ungkap Fie An.
Dengan target pasar keluarga muda berumur 25 - 35 tahun dan membandrol harga kisaran Rp 170 juta untuk tipe GX, Suzuki semakin percaya diri memenuhi targetnya.
Terlebih lagi sistem keamanan yaitu Immobilizer dimana kunci duplikat tidak berfungsi untuk mobil tersebut.
Suzuki Ertiga mengusung mesin 1.373 cc dengan dimensi lebih panjang dari Avanza dan Xenia, dengan 7 seater. Mesin 1.373 cc dilengkapi transmisi 5 percepatan manual bertenaga 95 Ps pada 6.000 RPM dan torsi 130 Nm pada 4.000 RPM lumayan responsif.
Akselerasi awal lumayan cepat. Perpindahan gigi 1,2,3,4,5 sangat lembut dan tidak ada hentakan. Hal itu dibuktikan dengan adanya Test Drive Suzuki Ertiga Regional Jateng-DIY Exiting Journey to Borobudur dengan rute yang kaya tanjakan dan belokan.
Meski demikian hingga kini Suzuki Ertiga belum memiliki double blower dan tipe transisi otomatis. Oleh karena itu pihak Suzuki berencana pada tahun 2013 akan mengeluarkan varian baru Ertiga dengan double blower dan sistem transisi otomatis.
"Yang itu coming soon," pungkas Endro.
Selain itu Endro juga mengatakan, hingga kini untuk keseluruhan produk otomotif Suzuki, produksinya bisa mencapai 170.000 unit pertahun. Dan dari ratusan ribu unit tersebut tiga besar penjualan dipegang oleh Pick Up, Ertiga, dan APV. "Tiga produk itu adalah mayoritas karena mencapai 85-90% dari keseluruhan".
(alg/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!