"Bicara mobil listrik itu bicara teknologi. Mobil listrik itu sangat membutuhkan baterai untuk bisa menjalankannya, dan saat ini belum ada teknologi baterai yang canggih dan bisa bertahan lama," kata anggota tim peneliti Fakultas Teknik Universitas Indonesia Hengky Zulkifli Tambunan kepada detikOto.
Keraguan tim FTUI terhadap teknologi baterai yang akan diadopsi di tubuh mobil listrik, kian bertambah dengan sistem charger yang ditawarkan jika menggunakan mobil Listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski ada keraguan pada baterainya, Hengky tidak memungkiri penggunaan mobil listrik bisa menjadi solusi kendaraan di masa depan.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau