Stiker informasi bilangan oktan ini dibuat oleh Gaikindo dan ditempelkan pada bagian dalam penutup lubang pengisian BBM.
"Gaikindo bertanggung jawab membuat stiker informasi RON BBM, serta terlibat dalam memberikan informasi tentang spesifikasi BBM dalam satuan RON yang ditempelkan di balik penutup lubang pengisian bensin," ujar tim peneliti FT UI Hengky Zulkifli Tambunan, di Fakultas Teknik UI, Salemba Jakarta, Senin(4/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak yang mengatakan pembatasan bahan bakar dengan spesifikasi mesin dan kendaraan itu menyesatkan tapi menurut kami itu tidak menyesatkan," ujar Hengky.
Ke depan perlu diterapkan sanksi berupa hangusnya jaminan kendaraan kepada pengguna kendaraan apabila melakukan pengisian BBM yang tidak sesuai dengan rekomendasi.
Penempelan stiker informasi RON ini merupakan salah satu upaya untuk pengetatan konsumsi BBM. Cara lainnya adalah menggunakan stiker pengendalian BBM bersubsidi yang dikeluarkan pemerintah.
"Ada 3 metode untuk pemberian E-sticker tersebut. Pertama, memberikan E-sticker kepada kendaraan yang belum terjual, tanggung jawab ini diberikan kepada industri otomotif atau pabrikan yang menempelkan E-sticker tersebut," kata Hengky.
"Kedua, kendaraan sudah terjual tapi masih ada jaminan atau garansi. Tanggung jawab ini diberikan kepada bengkel resmi sesuai dengan buku petunjuk untuk melakukan pemeriksaan kendaraan agar tidak menghilangkan masa garansi. Ketiga, kendaraan yang sudah terjual, ini yang paling sulit. Oleh sebab itu ini memerlukan bantuan kepolisian atau polres setempat untuk memberikan e-Stiker," tutup Hengky.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?