Tarik Gran Max dan Sirion, Daihatsu Rogoh Rp 15 M

Tarik Gran Max dan Sirion, Daihatsu Rogoh Rp 15 M

Syubhan Akib - detikOto
Selasa, 29 Mei 2012 15:04 WIB
Tarik Gran Max dan Sirion, Daihatsu Rogoh Rp 15 M
Jakarta - Produsen mobil Daihatsu siap melakukan penarikan kembali (recall) terhadap dua model andalannya, Sirion dan Gran Max. Untuk kampanye recall kali ini, PT Astra Daihatsu Motor pun siap menggelontorkan dana hingga Rp 15 miliar.

Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra menjelaskan kalau pihaknya sudah berhitung terkait kampanye penarikan kembali terhadap puluhan ribu mobil mereka itu.

Total ada 51.930 unit Sirion dan Gran Max yang ditarik terdiri dari 36.988 unit Gran Max Pick Up (GM PU) yang diproduksi sejak tahun 2007 sampai dengan 15 Oktober 2010 dan sebanyak 11.715 unit Gran Max Mini Bus (GM MB) dan Blind Van (GM BV) produksi tahun 2007 sampai dengan 23 Oktober 2008.

Sementara Sirion yang ditarik sebanyak 3.227 unit yang diproduksi sejak Januari 2008-Maret 2011.

Terlebih, para pemilik kedua model ini pun dibebaskan terhadap biaya perbaikan potensi masalah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari tim, kita kalkulasikan jika seluruh unit masuk, biaya yang kita keluarkan Rp 15 miliar," tandasnya.

"Tentu saja ini akan disesuaikan dengan unit yang masuk. Tapi bila memang 100 persen unit masuk, kita siap mengeluarkan semuanya," lugas Amelia.

Daihatsu Gran Max sendiri ditarik karena ada kemungkinan munculnya potensi keretakan pada bagian dudukan ban cadangan yang terletak pada bagian belakang bawah kendaraan.

Seiring dengan bertambahnya usia pemakaian kendaraan apalagi jika kendaraan sering digunakan pada jalan yang kasar, pada kondisi terburuk dudukan ban cadangan dapat terjatuh sehingga dapat membahayakan pengendara lainnya.

Sementara Sirion menurut hasil pengecekan Daihatsu ditemukan adanya tetesan air yang keluar dari selang pembuangan air A/C yang menetes mengenai bagian luar steering rack.

Dalam jangka panjang hal ini berpotensi menimbulkan karat dan pada kondisi terburuk fungsi steering rack dapat terganggu.
Namun Daihatsu mengklaim kalau sejak diperkenalkan di Indonesia tahun 2008 hingga saat ini, tidak pernah ditemukan kerusakan steering rack karena karat.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads