Lebih Masuk Akal Mobil Murah daripada Hybrid

Lebih Masuk Akal Mobil Murah daripada Hybrid

Muhammad Ikhsan - detikOto
Selasa, 15 Mei 2012 14:44 WIB
Lebih Masuk Akal Mobil Murah daripada Hybrid
Bandung - Honda mengaku siap merakit hybrid, namun Honda juga berpikir saat ini yang paling masuk akal adalah pengembangan mobil murah atau Low Cost and Green Car (LCGC) ketimbang memproduksi hybrid.

Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy untuk memangkas penggunaan BBM, memproduksi kendaraan LCGC adalah cara paling pintar untuk saat ini.

"Cara yang paling rasional adalah LCGC saat ini. Ini sangat mudah ketimbang mobil hybrid," kata Jonfis di sela acara test drive Honda Freed di Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini LCGC yang diproyeksikan pemerintah akan mengadopsi mesin 1.000 cc dan 1.200 cc dengan konsumsi BBM 20-22 km per liter.

Menurut Jonfis mengembangkan mobil hybrid di RI bukan perkara mudah. Diperlukan proses panjang bagi setiap produsen mobil termasuk Honda. Honda sendiri mengaku siap merakit mobil hybrid di tanah air, namun itu butuh proses lama.

Dan meskipun teknologi mobil hybrid diyakini semakin dibutuhkan karena kemampuannya dalam menekan penggunaan BBM dan emisi CO2. Namun untuk segera merealisasikan terbilang sulit di RI.

"Untuk segera merealisasikan butuh waktu lama. Dan cukup sulit. Ada study dan macam-macam," tutupnya.

Honda Tertarik Jadikan Brio Mobil Murah

Ketika ditanya soal ketertarikan memproduksi mobil murah, Honda menjawab besar harapan Brio yang akan maju. Mobil mungil pesaing Nissan March, Toyota Etios itu diakui akan menjadi mobil murah yang dicanangkan pemerintah Indonesia.

"Kalau memang aturannya pas ya boleh-boleh saja. Kita tunggu aturannya," tutup Jonfis.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads