"Saat ini kami fokus ke bensin saja dulu," kata SKYACTIV Program Manager Mazda Motor Indonesia Corporatin Susumu Niinai di Jakarta.
Tidak mudah bagi Mazda untuk merilis Mazda CX-5 bensin dan diesel secara bersamaan. Mazda harus melihat terlebih dahulu potensi Mazda CX-5 diesel di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu kembali ke market yang akan menentukan, jika ada demand kami akan mempelajari dan saat ini kami fokus ke bensin saja dulu," ucapnya.
Sementara itu Program Manager untuk Mazda CX-5, Hideaki Tanaka meyakini SUV itu akan menjadi standar SUV di pasar otomotif global.
Soalnya menurut pria asal Jepang itu desain Mazda CX-5 memberikan pengalaman yang berbeda dan konsep bertema Kodo-Soul of Motion pun digadang-gadang sebagai pelopor kendaraan di masa mendatang.
"Kami ingin Mazda CX-5 menjadi benchmark SUV di global. Ini mobil pertama yang menerapkan SKYACTIV dan bertemakan Kodo-Soul. Kami mengkonsepnya berdasarkan filsafat dan menghilangkan hal tidak berguna demi menyesuaikan lingkungan atau menyesuaikan suasana menyetir untuk kepuasan pasar. Tentunya fungsional, kenyamanan dan fun to drive," ujar Hideaki.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini