Untuk soalnya ini, petinggi Mazda masih tutup mulut. Mereka hanya menjelaskan jika mesin SKYACTIV bakal mendunia paling lama pada 2016 mendatang.
"Pada 2016 secara global 80 persen dari total mobil Mazda akan mengusung mesin berteknologi SKYACTIV. Untuk mesin SKYACTIV selanjutnya untuk Indonesia masih kita rahasiakan," kata Executive Officer for Global Sales and Marketing Mazda Motor Corporation, Masahiro Moro di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Mazda mampu mencapai angka penjualan sebanyak 1,2 juta unit di seluruh dunia. Mazda menargetkan 2 juta unit dalam beberapa tahun mendatang. Proyeksi tersebut bakal tercapai salah satunya berkat mesin pintar SKYACTIV secara menyeluruh.
"Saat ini Mazda yang terjual di global sebanyak 1,2 juta unit yang dijual di 130 negara. Target kita 2 juta unit per tahun dalam beberapa tahun mendatang. Kami pun yakin akan sampai ke sana dan bertahap," yakinnya.
Mesin 2.000 cc SKYACTIV lebih baik ketimbang mesin konvesional port-injeksi. Mesin tersebut diakui Mazda 15 persen lebih hemat, torsi 15 persen lebih besar dan emisi gas buang 15 persen lebih rendah.
"Dengan mesin SKYACTIV kami ingin menciptakan sistem mobil yang fleksibel. Itu tujuan kita. Selain itu kita akan memperbaiki desain mobil serta menggunakan struktur kuat untuk melindungi penumpang dan pengendara dan menurunkan bobot mobil sehingga memberikan fun to drive pada pemiliknya," tutup Masahiro.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik