Apa penyebabnya? Seperti dilansir BBC, mobil Ferrari yang kemungkinan adalah Ferrari 458 Italia naga emas melakukan aksi ngedrift di atas bangunan kuno berumur 600 tahun lebih di kota Nanjing, China.
Berbagai aksi drift seperti putaran doughnut (mobil berputar membentuk angka 8) dan pengereman membuat monumen tembok itu penuh dengan bekas ban di mana-mana. Aksi ini terekam di video.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka makin marah saja begitu mengetahui pejabat kota menyetujui penyewaan monumen dengan harga sekitar US$ 12.000. Tetapi para pejabat menyatakan Ferrari tidak mengantongi izin untuk beraksi di monumen tersebut.
"Tidak ada perusahaan atau individu yang diperbolehkan untuk menggunakan benteng kota di Nanjing untuk tujuan komersial," kata Kepala Biro Kebudayaan Relik Biro Kapten Wu Jing.
Ferrari langsung meminta maaf atas insiden itu dan menyalahkan karyawan diler lokal.
"Sayangnya, karyawan diler -bukan karyawan Ferrari- mengendarai mobil itu dengan cara yang terlihat di video. Ferrari SpA menyatakan permohonan maaf kepada pemerintah China dan komunitas China atas segala kerusakan yang dilakukan," demikian pernyataan Ferrari
Mobil itu diangkat ke monumen tembok menggunakan crane dan disiapkan untuk perayaan 20 tahun masuknya Ferrari ke China.
Kabarnya, kata Ferrari kini kembali diblok di situs mikroblog China. Ini mungkin dilakukan pemerintah China untuk mengurangi kritik pedas yang ditujukan kepada pemerintah China.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan