Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman MR di Jakarta Selasa (8/5/2012).
"Efeknya, perluasan kapasitas berkurang. Mereka berpikir untuk investasi," kata Sudirman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini produsen yang sudah berkomitmen adalah Toyota, Daihatsu, Chevrolet serta beberapa pabrik komponen lainnya.
"Ada beberepa investor menunggu. Mereka melihat sampai Juni bahkan Juli. Toyota, Daihatsu, Chevrolet serta beberapa pabrik komponen," pungkasnya.
Gaikindo pun menyarankan pemerintah untuk menaikkan DP kendaraan secara bertahap untuk menghindari dampak terburuk. Jika opsi ini dijalankan besar kemungkinan efeknya tidak langsung ke industri otomotif.
"Kalau tetap jalan (DP naik), dan tidak bertahap akan berdampak di Agustus, Juli dan Desember. Efek lain mengurangi jam kerja. Mengurangi shift," ujar Sudirman.
(ikh/ddn)
