Sukiat Kaget Esemka Sampai Sepopuler Ini

Sukiat Kaget Esemka Sampai Sepopuler Ini

- detikOto
Selasa, 08 Mei 2012 09:01 WIB
Sukiat Kaget Esemka Sampai Sepopuler Ini
Jakarta - Pemilik Kiat Motor di Ceper, Klaten, H Sukiat kaget melihat SUV Esemka bisa sepopuler saat ini. Padahal bengkel yang sudah berdiri sejak 1977 silam itu pada awalnya hanya mencoba membantu para SMK Negeri 1 Trucuk untuk praktek kerja.

"Saya tidak kira ini. Awalnya kita hanya ngajarin anak SMK Trucuk. Kita tidak sengaja ternyata seluruh dunia tahu, bahkan sampai uji emisi ke Jakarta," kata Sukiyat sambil terheran-heran.

Seharusnya menurut Sukiat jika pada akhirnya akan seperti ini, bengkel yang dipimpinnya seharusnya bisa lebih baik lagi membuat Esemka. Ia menilai Esemka belum sebaik yang ia harapkan jika harus diproduksi massal. "Kalau tahu seperti, harusnya hasilnya lebih baik lagi," ucapnya.

Sukiat awal mulanya hanya menyediakan tempat untuk anak SMK merakit sejumlah komponen dari mobil lain. Namun Kiat Motor sendiri menyediakan casis dan bodi. Sementara komponen lainnya beli di toko.

Hasilnya lumayan baik, setidaknya 15 SMK di Solo tertarik dengan program yang bekerjasama dengan Depdiknas itu. Untuk 1 sekolah, bengkel Kiat Motor mewajibkan para sekolah membayar dana Rp 4,5 juta untuk 3 bulan.

1 Sekolah bisa diwakili 2 siswa dan 1 guru. Di sana para siswa tidak langsung membuat mobil, melainkan belajar membuat miniatur mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"1 sekolah bayar Rp 4,5 juta untuk 3 bulan. Setiap sekolah bisa mengirim 2 murid dan 1 guru. Uang Rp 4,5 juta itu buat module, makan, penginapan, prakter buat miniatur mobil, miniatur itu mereka bawa pulang. Dan dari hasil miniatur itu terlihat mana yang pandai buat mobil. Setelah berjalan beberapa bulan baru mereka bantu-bantu buat mobil," tegasnya.

"Anak-anak pandai kok, 15 SMK di sini mengirimkan 2 anak 1 guru dan belajar dengan pak Kita. Sebelum buat mobil mereka disuruh buat miniatur sendiri," pungkasnya.


(ddn/ddn)

Berita Terkait