Mobil yang akan memadukan mesin bensin dan motor listrik itu dipastikan akan keluar meski Ferrari belum memberi nama teknologi hybrid yang akan diusungnya.
Tapi yang pasti, mobil ini akan segera lahir dan kabarnya akan didaulat sebagai pengganti mobil legendaris Ferrari Enzo yang hingga saat ini namanya masih harum dan masih diburu oleh kolektor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferrari mengatakan sistem hybrid itu saat ini masih terus digodok dengan nama awal HY-KERS yang dikatakan mampu mereduksi konsumsi bahan bakar hingga 40 persen namun mampu membuat mobil melaju dengan kencang dan bisa membuatnya berakselerasi dalam waktu 3 detik untuk mencapai kecepatan 200 km/jam. Angka ini cukup mengagumkan dan bisa dibilang akan menjadi mobil Ferrari tercepat di dunia.
Felisa mengatakan sistem HY-KERS yang ada sekarang akan menambah bobot mobil sekitar 120 kg dan dia yakin angka itu akan berkurang dengan penggunaan berbagai material ringan.
Sasis mobil ini saja akan menggunakan carbon fiber yang sama dengan yang digunakan mobil F1 Ferrari.
Sementara baterai lithium ion mobil ini akan disuplai oleh perusahaan Korea, Samsung Electronics yang dikembangkan bersama di markas tim F1 Ferrari di Fiorano, Modena, Utara Italia.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit