"Kenaikan DP dan BBM, kedua-duanya mengkhawatirkan," ujar Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Jakarta.
Menurut Jonfis bicara soal bahan bakar minyak(BBM) itu serba salah, tidak naik bebannya berat, kalau naik banyak yang tidak setuju dan berpengaruh terhadap penjualan mobil. "Ini agak kacau juga," tambah Jonfis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi sekarang malah tumpang tindih, di mana bahan bakar bensin mau dinaikan, sedangkan gas belum siap, dan anggaran sudah jebol. Dan ini mungkin masih akan lebih banyak menimbulkan masalah," tambahnya.
Namun Jonfis juga mengakui bahwa semua yang dilakukan pemerintah sebenarnya merupakan niat yang baik dari pemerintah.
"Sebenernya tujuan pemerintah itu baik, dan mungkin tujuan pemerintah menaikan DP itu agar tidak bubble. Namun pengaruh terhadap industri itu pasti ada, karena kita (industri otomotif) yang bermainnya di sana," tutup Jonfis.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni