Honda: BBM dan DP Sangat Mengkhawatirkan

Honda: BBM dan DP Sangat Mengkhawatirkan

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 27 Apr 2012 12:59 WIB
Honda: BBM dan DP Sangat Mengkhawatirkan
Jakarta - Belum jelas kebijakan pemerintah soal harga BBM terealisasi, produsen mobil kembali terkena pukulan dari kebijakan kenaikan uang muka kredit alias DP.

"Kenaikan DP dan BBM, kedua-duanya mengkhawatirkan," ujar Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Jakarta.

Menurut Jonfis bicara soal bahan bakar minyak(BBM) itu serba salah, tidak naik bebannya berat, kalau naik banyak yang tidak setuju dan berpengaruh terhadap penjualan mobil. "Ini agak kacau juga," tambah Jonfis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jonfis pun menilai seharusnya pemerintah lebih memikirkan jangka panjang BBM semenjak dahulu. "Mungkin bila dulu ada perencanaan yang lebih baik, dimana di saat bensin mau dinaikkan namun bahan bakar gas sudah dipersiapkan lebih dahulu, saya rasa peralihan ini tidak akan ada masalah dengan konsumen," kata Jonfis.

"Tapi sekarang malah tumpang tindih, di mana bahan bakar bensin mau dinaikan, sedangkan gas belum siap, dan anggaran sudah jebol. Dan ini mungkin masih akan lebih banyak menimbulkan masalah," tambahnya.

Namun Jonfis juga mengakui bahwa semua yang dilakukan pemerintah sebenarnya merupakan niat yang baik dari pemerintah.

"Sebenernya tujuan pemerintah itu baik, dan mungkin tujuan pemerintah menaikan DP itu agar tidak bubble. Namun pengaruh terhadap industri itu pasti ada, karena kita (industri otomotif) yang bermainnya di sana," tutup Jonfis.


(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads