Google Rayu Pabrikan Agar Mau Produksi Mobil Tanpa Pengemudi

Google Rayu Pabrikan Agar Mau Produksi Mobil Tanpa Pengemudi

Syubhan Akib - detikOto
Jumat, 27 Apr 2012 10:54 WIB
Google Rayu Pabrikan Agar Mau Produksi Mobil Tanpa Pengemudi
Detroit - Ambisi Google untuk segera memasuki era mobil otomatis yang bisa berjalan tanpa pengemudi nampaknya makin kuat. Google pun merayu produsen mobil di Amerika untuk segera ikut serta mewujudkan era baru itu.

"Yang paling penting komputer dapat lakukan dalam 10 tahun berikutnya adalah mengendarai mobil," kata Anthony Levandowski, yang merupakan project manager dari proyek mobil tanpa pengemudi Google di hadapan ratusan insinyur yang berkumpul di SAE World Congress di Detroit, Amerika Serikat, seperti dilansir Detroit News, Jumat *27/4/2012).

Google menurut Levandowski sangat ingin melihat mobil yang bisa berjalan mandiri ini mengisi jalan-jalan di Amerika Serikat.

Google sendiri memang sudah beberapa tahun ini melakukan penelitian terkait hal itu. Tapi mereka hanya meneliti teknologinya saja tanpa berniat membuat sebuah merek mobil.

"Kami tidak ingin membuat mobil. Itu bukan kepentingan kami," kata Levandowski seraya mengatakan kalau Google sedang dalam pembicaraan dengan produsen mobil.

Levandowski mengatakan penelitian terkait mobil tanpa pengemudi ini sebenarnya ditujukan untuk mengurangi kematian di jalanan akibat kecelakaan. Mereka mencatat bahwa 90 persen dari semua kecelakaan disebabkan oleh kesalahan manusia.

Kecelakaan mobil di Amerika saja menurut Google telah menyedot hampir US$ 200 miliar biaya sosial tiap tahunnya dengan lebih dari 32.000 kematian dengan korban usia produktif antara 5-34 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada mobil otomatis Google, mobil mengambil alih kemudi. Teknologi ini menyelaraskan antara GPS, radar hingga kamera untuk mobil mencari tahu dimana dirinya berada dan mencari jalan ke tujuan serta memantau kondisi disekitarnya.

Saat ini Google telah memiliki 10 mobil yang sudah dipasangi teknologi ini dan telah menempuh perjalanan percobaan hingga 250.000 mil dan akan terus dites hingga ke angka 1 juta mil.

Meski begitu, Levandowski mengatakan bahwa Google tidak ingin menghilangkan manisia dari kegiatan mengemudi, tetapi hanya ingin membuat kegiatan ini jadi lebih aman.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads