Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan untuk rencana pengendalian BBM secara nasional akan disampaikan Presiden SBY usai paparan dirinya dalam Sidang Kabinet pada tanggal 24 April 2012 nanti.
"Ini pengendalian dan kita sedang godok Insya Allah selesai dalam waktu ini, jadi nanti itu akan ada sejumlah kebijakan untuk jaga fiskal dan pertumbuhan yang tinggi, menjaga inflasi yang rendah, investasi harus terjaga dan ada kebijakan yang dikeluarkan, nanti Pak Presiden akan kita sampaikan dalam pidato dan akan ada paparan final. Saya juga akan paparkan dalam rapat kebinet tanggal 24," kata Hatta ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (20/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu, intinya adalah pemerintah akan ada penghemanatan jadi dananya yang kita kurangi, misalnya Gubernur Bali melakukan pengematan dimana para pengendara itu, dan kalau pergi bisa bersama-sama itu contoh yang hemat, itu kalau pemerintah Bali bisa kita juga bisa," ujar Hatta
Begitu juga dengan listrik, Hatta yakin penghematan yang terjadi di tahun 2008 bisa terulang sehingga belanja pemerintah tidak membengkak untuk belanja energi apalagi dengan adanya rencana kebijakan penggunaan Pertamax untuk mobil dinas.
"Paling penting adalah keperluaan dinas ada pengematan, harus tercapai, Tahun 2008 kita hemat listrik 20 persen," jelasnya.
Tahapan pembatasan konsumsi BBM subsidi dimulai awal Mei 2012. Semula akan menyasar 12.000 mobil dinas pemerintah. Selanjutnya pada awal Juli 2012 giliran mobil pribadi akan kena pembatasan BBM subsidi meski kini belum jelas mekanismenya.
(nia/ikh)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?