Kepastian datangnya Camry hybrid ke Indonesia dari Thailand dipastikan oleh General Manajer Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM), Widyawati Soedigdo.
"Ini beda, kan Prius dari Jepang, kalau Camry hybrid dari Thailand," kata Widya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang untuk urusan ini Widya enggan buka-bukaan. Namun ia memberi sinyal jika Camry hybrid akan sangat kompetitif di pasar mobil Indonesia.
"Prius berapa? Camry biasa berapa. Nah enggak jauh-jauh. Tapi belum putus sampai sekarang," tuturnya.
Sedan Camry hybrid yang bertampang elegan itu dipercaya untuk memperkuat segmen hybrid Toyota ditengah produsen mobil yang malag memasarkan kendaraan hybrid. Untuk soal ini Toyota menang satu langkah.
Toyota Camry hybrid disokong mesin 2.500 cc DOHC 4 silinder VVT CVT yang dikawinkan dengan motor listrik teknologi Hybrid Synergy Drive (HSD). Jika digabungan kedua mesin pintar itu menghasilkan berkekuatan 156 hp yang memiliki torsi 156 lb-ft.
Selain itu, berkat teknologi Ultra Low Emission Vehicle II (ULEV-II) dan Advanced Technology Partial Zero Emission Vehicle yang dikandungnya, konsumsi bahan bakar mobil ini pun jadi demikian efisien.
Bila sedang dikendarai di dalam kota, mobil ini mampu mencapai efisiensi 1:18,2 Liter/Km. Sementara ketika berada di jalan tol tingkat efisiensinya sekitar 1:16,5 Liter/Km. Bila dikombinasi, tingkat efisiensi mobil ini adalah 1:17,4 Liter/Km.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!