Pemerintah Tidak Bisa Batasi Produksi Mobil

Pemerintah Tidak Bisa Batasi Produksi Mobil

Syubhan Akib - detikOto
Kamis, 15 Mar 2012 19:18 WIB
Pemerintah Tidak Bisa Batasi Produksi Mobil
Jakarta - Kemajuan perdagangan mobil di Indonesia menimbulkan efek negatif, salah satunya adalah kemacetan yang kian menggurita. Tapi, Menteri Perindustrian mengatakan tidak bisa menahan produksi mobil yang ada.

Menteri Perindustrian MS Hidayat memaparkan kalau fenomena kemacetan yang ada bukan hanya terjadi karena faktor banyaknya produksi dan penjualan mobil di Indonesia, melainkan karena minimnya infrastruktur dan penegakan aturan.

Karena itulah, dia meminta sektor-sektor terkait untuk membenahi infrastruktur dan penegakan disiplin berlalu-lintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam kurun waktu 1-2 tahun ini infrastruktur kita, lalu manajemen infrastruktur dan traffic kita, mesti dibenerin," katanya di Kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

"Kemacetan itu kan karena dua hal, kekurangan jalan raya yang baru, kedua trafic management, jadi mobil angkot tidak bisa berhenti seenaknya, itu membuat kemacetan," tambah Hidayat.

"Law inforcementnya juga harus dijalankan. Seperti di luar negeri, memiliki kedisiplinan mesti mutlak. Kalau disini kan kompromi," tambahnya.

Kedua hal tersebut menurut Hidayat mutlak dibenahi dengan segera untuk menghalau kemacetan, bukan malah mengurangi produksi yang nantinya akan menghambat iklim investasi di Indonesia.

"Saya juga dikomplain oleh banyak pihak. Bisa tidak dikurangi (produksi kendaraan), saya bilang tidak bisa. Sebagai menteri perindustrian, saya harus memicu produksi dengan melakukan ekspor, distribusi ke daerah lain di luar dari daerah padat. Indonesia timur, bagian papua. Yang ketiga traffic management dibenahi," jelas Hidayat.

MS Hidayat juga pernah mengatakan salah satu opsi untuk menekan kemacetan adalah meningkatkan kapasitas ekspor.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads