"Kalau secara industri pasti persyaraannya ketat. Yang harus dilakukan pemerintah memberikan bantuan melanjutkan kerja pengembangan industri sampai memenuhi syarat kelayakan industri. Dan itu tantangan bagi Esemka," kata Wakil Ketua DPR, Anis Matta, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/3/2012).
Dengan demikian Esemka dapat memenuhi standar internasional. Dan mampu lebih membanggakan Indonesia dengan masuk industri nasional dan internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Esemka sebelumnya dinyatakan tidak lulus emisi karena Esemka Rajawali memiliki emisi gas buang yang melebihi standar. Berikut tabel hasil uji emisi Esemka Rajawali.
| Variabel Emisi | Β Standar Emisi Β | Emisi Esemka RajawaliΒ |
| CO (karbon monoksida) | 5 g/km | 11,63 g/km |
| HC+NOx | 0,70 g/km | 2,69 g/km |
Selain emisi, Esemka juga masih bermasalah pada lampu. Pemerintah menetapkan dalam satu lampu memiliki intensitas setidaknya 12.000 Kandela (CD), namun pada Esemka lampu kanannya baru menyinarkan 10.900 CD dan sebelah kiri sebanyak 6.700 CD.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!