"Saya tadinya ingin membeli sebuah mobil di diler. Tapi pas saya lihat skema kreditnya, ada tambahan sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 2,7 juta. Tergantung tipe mobil. Saya harus menambah dana lagi," ujar Irwan seorang Otolovers yang tertarik dengan mobil berlogo S.
Usut punya usut, kredit yang ditawarkan pabrikan itu merupakan hasil kerja sama dengan BCA Finance. Deputy Director, BCA Finance K.A. Wibowo, menjawab asuransi jiwa itu dinamai Credit Protection (CP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wibowo pun mengatakan program ini merupakan kebijakan perusahaan, untuk menjaga dan menguntungkan konsumen.
"Ini wajar saja, itungannya sangat kecil sekali, kalau tidak salah hanya 0,3 persen saja. Dan untuk yang dibayarkan itu tergantung pokok utangnya, kalau pinjamannya besar preminya akan menyesuaikan," kata Wibowo.
Apa alasannya? Biasanya pembeli mobil sudah memiliki asuransi jiwa sendiri?
"Kenapa kita menggunakan ini, karena kita murah sekali. Kalau tidak dicover dengan ini, risiko kita lebih besar. Dan bila konsumen telah memiliki asuransi sendiri atau telah memiliki 5 asuransi, itu tidak akan masalah. Karena bila terjadi sesuatu ke-5 asuransi ini akan cair," tutup Wibowo.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas