Keuntungan Toyota Anjlok

Keuntungan Toyota Anjlok

- detikOto
Selasa, 07 Feb 2012 20:37 WIB
Keuntungan Toyota Anjlok
Tokyo - Bencana yang beberapa kali menimpa produsen mobil Toyota ternyata berefek serius pada pendapatan perusahaan Jepang itu. Bahkan bila dihitung-hitung, pendapatan Toyota turun sampai 57,5 persen akibat berbagai masalah seperti bencana di Jepang dan Thailand hingga penguatan yen.

Penurunan pendapatan ini adalah akibat lanjutan dari bencana gempa dan tsunami yang melanda Jepang pada Maret tahun lalu serta banjir yang melanda Thailand beberapa bulan lalu. Penguatan mata uang yen terhadap dolar ditenggarai juga menjadi penyebab penurunan pendapatan Toyota.

Pada 9 bulan terakhir, keuntungan bersih Toyota jatuh hingga 57,5 persen menjadi 162 miliar yen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, perusahaan Jepang ini juga mengatakan kalau laba usaha perusahaan itu secara keseluruhan juga anjlok hingga 72,3 persen menjadi 117 miliar yen dalam 9 bulan hingga Desember lalu dengan pendapatan turun 10 persen menjadi 12,88 triliun yen tahun lalu.

Meski menghadapi kenyataan buruk ini, raksasa yang mahkotanya sudah direbut itu mengatakan masih percaya untuk bisa meraup laba hingga 200 miliar yen atau nain 11,1 persen dari outlook yang dirilis bulan Desember meski kalau mau jujur angka itu tetap saja hanya setengah dari yang bisa dihasilkan Toyota di tahun sebelumnya.

Untuk mencapai hal itu, Toyota yang juga memegang merek mobil Lexus ini berharap pihaknya akan mampu menjual 7.410.000 unit mobil di seluruh dunia dan memperoleh pendapatan hingga 18.30 triliun yen.

"Toyota tetap berkomitmen untuk mengejar perbaikan struktur pendapatannya melalui kegiatan pengurangan berbagai biaya serta melanjutkan pemulihan produksi setelah gempa Jepang dan banjir di Thailand," kata senior managing officer Toyota, Takahiko Ijichi seperti detikOto kutip dari AFP, Selasa (7/2/2012).

Toyota Motor Corp sendiri sebelumnya merumahkan sekitar 350 karyawan di pabrik Australia. Toyota harus melakukan hal ini karena produksi yang terus menurun. PHK karyawan ini jarang dilakukan oleh Toyota.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads