Rencana pemerintah untuk melakukan konversi gas pada kendaraan tidak membuat gentar KIA Motor Indonesia. Namun justru sebaliknya KIA menanyakan kepastian ketetapan pemerintah Indonesia.
Jika pun ada konversi, maka pemerintah bisa lebih jelas lagi mengenai jenis bahan bakar gas apa yang akan digunakan.
"Kalau bulan April ini memang sudah ada penerapan penggunaan gas, itu harus jelas jenis gas apa yang akan digunakan CNG (Compressed Natural Gas) atau LGV (Liquified Gas for Vehicle)," kata Direktur Marketing PT. KIA Motor Indonesia Hartanto Sukmono di Jakarta.
"Kalau ini sudah jelas nanti kami tinggal meminta dan pasti prinsipal bisa menentukan jenis produknya apa. Dan kita bisa tunggu saja keputusan pemerintah," ujarnya.
Hartanto juga mengatakan untuk penggunaan konverter gas bahan bakar gas itu harus berhati-hati, karena ini bisa menghilangkan masa warranty suatu produk.












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!