Seperti diketahui, konglomerat Malaysia Syed Mokhtar Al- Bukhary tersebut mendapatkan Proton dari perusahaan BUMN milik pemerintah Malaysia Khazanah Nasional Berhard yang melepaskan sekitar 42,7 persen saham di Proton.
Untuk menebus saham tersebut, Syed Mokhtar Al- Bukhary yang membeli Proton lewat perusahaan DRB-Hicom miliknya mengeluarkan dana hingga US$ 411,9 juta dan menjadikan pembelian ini jadi rekor baru dalam dunia otomotif Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lotus yang dahulu mobilnya digunakan oleh James Bond ini dibeli oleh Proton sejak tahun 1996. Tapi sejak itu hingga saat ini, Lotus tidaklah memberi keuntungan finansial bagi Proton bahkan hingga tahun 2014 mendatang. Saat ini Lotus hanya mampu menjual sekitar 2.700 mobil saja per tahun.
Bahkan pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2011 silam, Lotus membukukan kerugian hingga 26,1 juta atau dua kali lipat dari kerugian tahun sebelumnya.
Tapi sebelum dilepas, jajaran Proton yang baru berniat untuk duduk bersama Lotus membicarakan semuanya sebelum mengambil keputusan.
"Kita harus duduk dan melihat semua rencana dan operasi dari Lotus sebelum kita memutuskan apakah kita menjual atau tetap dengan Lotus," ungkap managing director Khamil Mohamad Jamil seperti detikOto kutip dari Telegraph, Kamis (19/1/2012).
Proton sendiri bagi Malaysia adalah simbol industrialisasi. Sejak berdiri Proton pun menikmati berbagai fasilitas dari pemerintah Malaysia dan di sisi lain, pabrikan luar diberi 'kesulitan' yang banyak sehingga sulit berkembang di Malaysia.
Namun, meski begitu, Proton sepertinya masih membutuhkan Lotus. Buktinya, kontrak Dany Bahar sampai diperpanjang hingga tahun 2015 untuk menarik hatinya.
Kemungkinan besar keengganan Proton melepas Lotus bukanlah berhubungan dengan laba, melainkan akses teknologi dimana pabrikan otomotif Jepang seperti Mitsubishi telah membatasi kerja sama teknologi mereka dengan Proton.
Untuk itu, Proton perlu sebuah pabrikan mobil yang sudah memiliki teknologi dan sejarah seperti Lotus untuk pelan-pelan diadopsi teknologi-teknologi yang mereka miliki. Proton pun berkali-kali membantah berniat menjual Lotus ke pihak lain.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?