"Orang selalu berkata, itu kan kayak bawa bom di mobil. Saya katakan tidak," tegas Ketua I Gabungan Industri Kendaraan bermotor (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto di Jakarta, Rabu (18/1/2012).
Isu bahwa tangki BBG berbahaya bagi keselamatan karena bisa meledak, Jongkie membantahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika disinggung apakah merek-merek mobil yang ada di Indonesia sudah mempersiapkan perakitan mobil berbahan bakar gas, Jongkie menuturkan kalau semuanya menunggu dulu regulasi dari wacana konversi yang dicetuskan pemerintah itu.
"Bagaimana bisa menghitung investasi. Aturan konversi saja kan belum ada. Kalau wacana itu mau direalisasi dan aturannya sudah keluar, baru kita bisa mulai hitung-hitungannya," pungkas bos Hyundai Indonesia tersebut.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik