Hal itu diyakini oleh Menteri Perindustrian MS. Hidayat ketika dimintai tanggapan soal mobil Esemka buatan siswa SMK se-Solo.
"Tentu dalam hati mereka memperhitungkan, dia (produsen mobil besar) harus menerima bahwa kita (Indonesia) mau memulai. Pasti mereka tidak akan menghalangi karena itu hak. dan saya memberitahu mereka, mereka siap berkompetisi. Indonesia bisa memulai ya kan," kata MS Hidayat kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau bilang, kita persepsi saja dia bisa menerima bahwa kita mau memulai. Dia (produsen mobil raksasa) harus menerima bahwa kita mau memulai. Mereka tahu enggak kita usik," pungkasnya.
Selain itu MS Hidayat mengatakan munculnya mobil Esemka adalah semangat baru bagi anak bangsa untuk menghasilkan mobil lebih baik lagi untuk masyarakat Indonesia.
"Muncul semangat kita untuk membuat mobnas dengan kriteria mobnas itu sekitar 1.500cc (Esemka), dan itu harus survive," imbuhnya.
Dan agar bisa bersaing, MS. Hidayat pun menyarakan pihak SMK menggandeng para investror atau BUMN untuk menjadi skala industri besar di Indonesia.
"Makanya saya minta Esemka sudah mulai waktunya berunding dengan investor apa itu BUMN, pengusaha, tidak mungkin kita mulai dengan ini untuk skala industri," tutupnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi