Seperti yang diungkapkan Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto saat dihubungi detikoto, Rabu(11/1/2012).
ο»Ώ
"Pertama kita akan buat jadwal dengan menteri perindustrian terlebih dahulu minggu depan, jadi kalau urusan mobil nasional sudah banyak diwacanakan. tinggal bagaimana mengapresiasi prototipe ini diproduksi secara masal," ujarnya.
Setelah memanggil Menperin MS Hidayat, DPR baru akan mengundang Walikota Solo bersama PT Solo Manufaktur Kreasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airlangga juga menambahkan kalau ingin memiliki branding sendiri, Esemka ini harus memiliki rencana bisnis yang lengkap.
"Esemka ini kan masih dalam bentuk prototipe, jadi harus yang bertanggung jawab karena ini berkaitan dengan resiko usaha. Dan kita harapkan kebijakan kementerian perindustrian kita bisa membangun sebuah branding nasional, selama ini kan kan kita membangun tukang jait dan orang lain yang tidak menempel branding,"ujarnya.
Tidak berhenti sampai disitu, Komisi VI DPR juga akan memanggil seluruh Sekolah Menengah Kejurauan yang berpotensi, seperti SMK Solo, Malang, dan SMK Jakarta yang bisa membuat pesawat.
"Tidak semua SMK karena ini produksi prototipe dan karena ini belum produksi massal. Yang identik dengan produksi nasional itu yang sudah produksi massal," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?