Secara keseluruhan eksterior Esemka dibuat dengan manual dan tidak dengan mesin press seperti produsen mobil global.
"Bodinya Esemka tidak meniru, 100 persen buat sendiri. Dan itu manual pakai tangan, bentuk sendiri. Ide datang sendiri," kata Kordinator Pembelajaran Industri Kreatif di SMKN 2 Surakarta Dwi Budhi Martono kepada detikOto, Kamis (5/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak yang mengerjakan bodi. Mereka bentuk sendiri, makanya hasilnya tidak sebaik mobil lain," ucap Toto.
Ia menyatakan bodi mobil Esemka Solo diproduksi di salah satu pabrik logam Kiat di Klaten, dan mesin Esemka harus diimpor dari China lewat PT Autocar di Cikampek. Bodi Esemka dibentuk di Kiat, Klaten, setelah itu dibawa ke Solo Techno Park (STP) di Jalan Ki Hajar Dewantara, Solo untuk dirakit hingga menjadi mobil seutuhnya.
Mobil Esemka Rajawali dibanderol Rp 95 juta of the road dan Esemka Digdaya Rp 75 juta sebelum pajak atau off the road.
Karena bangga dengan prestasi para siswa SMK ini sudah banyak pejabat tertarik pada mobil Esemka, apalagi setelah mobil ini menjaid mobil dinas Walikota Surakarta Jok Widodo.
Pejabat yang berburu Esemka antara lain Anggota DPR Roy Suryo, Marzuki Alie dan pejabat di pemerintahan Solo.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan belakangan pun tertarik memesan, dan begitu pula Menteri BUMN Dahlan Iskan yang meski sambil guyon menyatakan ingin memesannya juga.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!