Tunggu Izin Turun, Pemkot Surakarta Kandangkan Esemka

Tunggu Izin Turun, Pemkot Surakarta Kandangkan Esemka

- detikOto
Rabu, 04 Jan 2012 13:25 WIB
Tunggu Izin Turun, Pemkot Surakarta Kandangkan Esemka
Solo - Pemkot Surakarta rupanya harus berpikir ulang untuk segera menggunakan 'Esemka' menjadi mobil dinas walikota dan wakil walikotanya. Karena terbentur persoalan perizinan, Pemkot memutuskan untuk tidak mengoperasikan terlebih dulu mobil buatan anak-anak SMK di Solo tersebut.

"Untuk sementara ya tidak dipakai dulu. Mobil itu kan belum dilengkapi izin operasional maupun surat-surat kendaraan. Kami kan tidak mungkin menggunakan mobil bodong (ilegal) untuk urusan kedinasan," ujar Wakil Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, kepada wartawan di Solo, Rabu (4/1/2012).

Sampai kapan mobil yang kemunculannya menjadi fenonema nasional tersebut akan dikandangkan, Rudy mengatakan hingga seluruh perizinan dari Dirjen Perhubungan Darat turun. Karena itu dia mendesak agar Pemerintah Pusat segera memberikan perhatian dengan segera memproses perizinan mobil Esemka tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemkot Surakarta telah menyatakan menjadikan dua unit mobil merek 'Esemka' buatan anak-anak SMK di Solo yang diserahkan ke Pemkot Surakarta sebagai mobil dinas bagi walikota dan wakil walikota. Mobil tersebut dinilai layak secara kualitas, tampilan, maupun harganya.

Bahkan pada Selasa kemarin, kedua mobil tersebut telah digunakan oleh Walikota Joko Widodo dan Wakil Walikota Hadi Rudyatmo untuk melaksanakan tugas-tugas kedinasannya. Namun atas pemakaian kendaraan itu, Rudy berkilah bahwa kemarin dirinya menggunakan mobil itu sebagai bagian dari uji coba.

"Diserahkannya kan hari Senin, kami belum sempat mencoba di jalanan umum. Baru Selasa kemarin kami bisa mencoba. Ternyata memang tidak mengecewakan. Karena itu kami mendesak perijinannya segera diproses dan diberikan agar segera bisa diproduksi massal," kata Rudy yang hari ini kembali menggunakan mobil dinas Nissan X-Trail warna hitam yang selama ini dipakainya.

Kepala Puskom Publik Kementerian Perhubungan Bambang S.Ervan ketika dihubungi detikOto, Rabu (4/1/2011) menuturkan Esemka sebenarnya sudah memenuhi standar laik jalan namun izin belum sepenuhnya turun karena emisi mobil itu masih melebihi ambang batas yang ditentukan pemerintah.

Bambang mengaku tidak mengetahui berapa emisi Esemka yang dihasilkan.


(mbr/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads