Hal itu dilakukan berbagai alasan, dan tanpa disadari jika tingkat alkohol terlampau tinggi bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
Sebuah lembaga asuransi merilis 10 kota terbesar dengan pengemudi dibawah pengaruh alkohol terbanyak. Dan ternyata prilaku ini sering dilakukan oleh pengendara mobil di Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang Juru Bicara untuk Jaringan Informasi Asuransi California, Peter Moraga mengatakan DUI adalah tindakan berbahaya dan itu melanggar hukum dan sangat tidak selaras dengan hukum lalu lintas yang berlaku. Karenanya penegak hukum wajib menindak pengemudi dibawah pengaruh alkohol.
"Sangat selaras dengan bahaya mengemudi di bawah pengaruh alkohol," kata Moraga.
Sementara National Highway Traffic Safety Administration menjelaskan sepertiga dari angka kematian di jalan raya, atau 11.000 kecelakaan tahun lalu disebabkan oleh mengemudi dibawah pengaruh alkohol di atas rata-rata.
Di AS, jika pengendara dalam kondisi mabuk dan tetap ingin mengemudi bakal didenda, dan besar kemungkinan SIM-nya dicabut dan tidak diizinkan mengemudi selama 6 bulan.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer