Di bulan November silam Toyota hanya berhasil melepas 15.195 unit, tidak sampai setengah dari distribusi mereka di bulan Oktober yang mencapai 31.109 unit.
Melihat penurunan yang sangat signifikan tersebut, General Manager Marketing Planning & Customer Relations PT Toyota-Astra Motor Widyawati Soedigdo menjelaskan kalau itu terjadi karena adanya hambatan distribusi dari Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita yang akrab disapa Wiwid tersebut lalu menjelaskan kalau ada banyak produk yang diimpor Toyota dari Thailand seperti Hilux, Yaris dan sedan-sedan Toyota yang ada di Indonesia.
"Yaris saja, biasanya kita dapat pasokan antara 1.400-1.600 unit, di November kita cuma dapat 40 unit. Bayangkan saja," akunya.
"Selain Yaris, Hilux juga kita ambil dari Thailand, sedan-sedan kita juga dari sana. Sementara Kijang memang diproduksi disini, tapi ada komponen yang dari Thailand, itu pun bermasalah, kita cuma dapat 25 persen dari komponen yang kita minta," paparnya lagi.
Lebih lanjut Wiwid mengatakan kalau kejelasan pasokan dari Thailand hingga saat ini juga belum menemui titik terang.
"Thailand beri info cuma sepotong-sepotong. Kita belum tahu kapan bisa pulih, lagi pula banjir di sana kan belum sepenuhnya pulih dan bisa sewaktu-waktu banjir lagi," lugasnya.
Lalu bagaimana untuk penjualan bulan Desember? "Ya itu tadi, pasokan dari Thailand belum sepenuhnya pulih, Desember ini kemungkinan masih belum maksimal," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?