Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra menjelaskan dengan potensi pasar yang dimiliki oleh Indonesia sepantasnya pasar mobil nasional mampu mencapai angka 3 juta unit per tahun.
"Populasi Indonesia itu seperenam dari populasi China. Kalau sekarang pasar mobil China sudah sampai 18 juta unit, dengan populasi seperenam tadi sepantasnya penjualan mobil kita juga seperenamnya," ungkap Amelia di sela-sela test drive All New Xenia di Bali, Rabu (16/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itulah yang juga terjadi di China dimana booming penjualan mobil terjadi saat pendapatan US$ 3.000. Mulai saat itu pasar mobil China berkembang pesat sampai sekarang. Kini pendapatan per kapita China sudah mencapai US$ 5.000an dan membuat pasar mobil mereka jadi 18 juta mobil.
"GDP kita tahun ini diperkirakan mencapai US$ 3.400-3.600. Ada peningkatan yang signifikan di kelas menengah, karena itu pasar kita bakal terus berkembang," imbuh Amelia.
"Tapi kalau kita mau sama dengan China, paling tidak ada 2 syarat. Pertama GDP kita terus meningkat sampai paling tidak US$ 5.000. Kedua, infrastruktur kita harus memadai. Kalau sudah, penjualan mobil kita pasti tinggi," jelasnya lagi.
Terlebih, bila membandingkan dengan negara maju, potensi Indonesia juga masih sedemikian besar. Sebab di negara maju, lanjut Amelia, perbandingan antara penjualan mobil dengan motor adalah 90:10.
"Nah kalau kita kan terbalik. 10:90. Penjualan mobil kita hanya 10 persen dari penjualan motor, di masa depan, kalau semuanya terus membaik, saya yakin penjualan mobil bisa kalahkan motor," tandasnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri