Seperti yang diungkapkan Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Syahrul Aiman, di sela-sela ajang Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional Ke X( KIPNAS) 2011, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (8/11/2011).
"Sebenarnya permasalahan kita ialah bagaimana kita bisa menciptakan kendaraan sendiri sehingga bisa lebih ekonomis. Namun saat ini seperti yang kita ketahui bersama industri kita dikuasai oleh pihak asing," kata Syahrul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sebagai pihak ilmuwan hanya memberikan sebuah model yang bisa menjadi sebuah solusi. Dan setelah itu harus ada keberanian untuk membuatnya. Hanya saja itu membutuhkan keuangan yang besar dan memiliki kebijakannya. Dan saat ini sedang kita lihat tentang kebijakan-kebijakan yang ada," ujarnya.
Lelaki ini pun sangat mengkhawatirkan ketergantungan Indonesia pada produk-produk dari luar itu sangat sensitif.
"Ini bisa saja "memaksakan kendaraan mereka di sini", karena ketergantungan kita pada produk dan mereka menciptakan sebuah pasar sendiri disini( Indonesia)," ujarnya.
LIPI sudah menciptakan mobil hybrid sendiri dan motor listrik yang bisa diterapkan ke berbagai jenis kendaraan. Motor listrik ini ditempelkan ke sebuah Toyota Kijang model lama.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes