Proton Holdings Berhad akhir pekan yang lalu menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Hawtai Motor Group Ltd. untuk mengeksplorasi kerjasama dalam pengembangan produk yang akan memungkinkan PROTON untuk memperluas kehadirannya di China.
Berdasarkan MoU tersebut, PROTON dan Hawtai Motor Group akan mengevaluasi kemungkinan pembentukan perusahaan Joint Venture (JV Co) di Cina, untuk berinvestasi dalam pengembangan produk dan mengembangkan model baru bersama-sama, melalui desain bersama dan berbagi biaya pengembangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MoU tersebut ditandatangani oleh PROTON Group Managing Director, Dato 'Sri Haji Syed Zainal Abidin Syed Mohamed Tahir dan Hawtai Executive President, Mr Hou Haijing disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia, Dato' Mohd Najib Tun Sri Abdul Razak; Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Datuk Mustafa Mohamed dan Pejabat Pemerintah Pusat Cina; serta PROTON Chairman, Dato' Sri Mohd. Nadzmi Mohd. Salleh.
Sebagai bagian dari tahap awal pembentukan perusahaan joint venture, Proton akan melisensi mobil-mobil terkini Hawtai Motor Group yang akan diproduksi di pabrik manufaktur Hawtai di Cina untuk dijual di pasar domestik China di bawah merek Hawtai, dengan kemungkinan co-naming dengan Proton.
Produk awal yang dipertimbangkan untuk diproduksi adalah MPV Proton Exora dan model P3-21A, yang targetnya akan diresmikan oleh Proton awal tahun 2012.
Kedua perusahaan juga akan mengeksplorasi pengembangan model baru bersama-sama untuk tahap selanjutnya. Perusahaan joint venture juga akan bertanggung jawab kepada vendor sourcing dan komponen pembangunan dengan vendor local di China.
Hal ini akan memungkinkan Proton untuk memasuki vendor low cost base di China dan mengeksplorasi potensi cross-supplying komponen dari vendor lokal Malaysia ke China dan sebaliknya.
"MoU dan potensi dari hubungan jangka panjang dengan Hawtai Motor Group ini sejalan dengan upaya untuk mendirikan China sebagai salah satu pusat utama PROTON manufaktur dengan memanfaatkan kemampuan manufaktur lokal pasangan kita, serta jaringan untuk penjualan dan distribusi," kata PROTON Chairman, Dato 'Sri Mohd. Nadzmi Mohd. Salleh dalam siaran pers, Senin (24/10/2011).
Hawtai memiliki kapasitas produksi tahunan 200.000 kendaraan, 300.000 mesin dan 300.000 transmisi otomatis. Pada tahun 2002, Hawtai terlibat dalam usaha joint venture dengan Hyundai Motors untuk memproduksi Hyundai Matrix, Hyundai Santa Fe dan Hyundai Terracan. Santa Fe menjadi kendaraan SUV paling populer di China pada tahun 2010 dan terus mendapatkan kesuksesan di pasar China.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?