Chief Operation Officer GIG, Muhammad Al Abdulah mengatakan kalau visi GIG adalah menjadi salah satu pemain utama di kancah otomotif roda empat Indonesia salah satunya adalah harapan merakit mobil Amerika seperti Jeep itu di Indonesia.
"Kita sudah lalui 10 tahun ini. Harapan tentu harus kita bangun untuk dekade-dekade mendatang," ujarnya di kawasan Sudirman, Jakarta.
Namun untuk mencapai tahap itu diakuinya memang tidak mudah. Sebab volume penjualan harus ditingkatkan agar bisa mendapat kepercayaan prinsipal mereka untuk merakit mobil disini.
"Ujung harapan kita memang bisa memproduksi mobil entah itu Chrysler, Dodge atau Jeep. Tapi sebelum sampai ke tahap itu banyak tahap yang harus dilalui," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harapan itu pun makin cerah setelah Chrysler Group yang membawahi merek mobil Chrysler, Dodge dan Jeep berencana membuka pabrik di China sebagai basis produksi wilayah Asia Pasifik. Bila selesai di bagun, besar kemungkinan GIG akan memasukkan mobil-mobil mereka dalam bentuk terurai, tidak lagi utuh seperti sekarang ini.
Dan bila tahap itu sukses dijalani dan diiringi dengan penjualan yang makin tinggi, bukan tidak mungkin Chrysler Group akan mencari lagi production base yang baru, bila itu terjadi, bukan tidak mungkin Indonesia terpilih sebagai production base untuk wilayah Asia Tenggara.
Sebab saat ini penjualan Chrysler, Jeep dan Dodge di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara dengan persentase pertumbuhan yang tertinggi di Asia Pasifik.
Karena bila di tahun 2010 penjualan ketiga merek tadi hanya berada di angka 200 unit dengan 80 persennya penjualan merek Jeep, di tahun 2011 ini angka tersebut dipastikan naik 250 persen menjadi sekitar 700an unit dengan dominasi merek mobil Jeep.
Tahun depan, GIG bahkan akan menaikan kembali target penjualannya menjadi antara 1.500-2.000 unit.
"Sampai kemarin kita sudah jual 593 unit atau 83 persen dari target yang kita canangkan," papar Al.
Khusus untuk Jeep, Al mengatakan kalau potensi pasar Indonesia masih sangat menggiurkan. Dengan kondisi geografis negara tropis seperti Indonesia, mobil Jeep yang sudah terkenal ketangguhannya tentu akan sangat diminati.
"Potensi Jeep yang paling besar, terutama di Sumatera dan Kalimantan yang keadaan alamnya cocok untuk mobil tangguh seperti Jeep. Jadi potensi yang belum tergarap masih sangat besar dan karenanya potensi untuk besar terbuka lebar," beber Al.
Karena itulah, GIG yang saat ini hanya memiliki 4 buah showroom yang tersebar di Jakarta, Surabaya dan Bali pun siap melebarkan sayap. Dana hingga US$ 100 juta untuk membuka 23 diler 3S (sales, servis dan sparepart) di negeri ini pun sudah mereka siap dikucurkan sampai 2014 mendatang.
"Kita mau jadi industrialis di bidang ini," tuntasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3