Ancaman pemblokiran ini merupakan buntut dari pertempuran paten antara Osram dan LG terkait chip LED dan teknologi kemasan yang banyak digunakan dalam bola lampu dan LED di mobil.
Selain itu, ancaman ini juga merupakan pembalasan setelah Osram mengajukan keluhan paten (yang masih disengketakan tersebut) mereka yang diklaim digunakan oleh LG di Korea. Osram mengajukan keluhan yang sama di 4 negara termasuk China dan Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena cabang lokal dari BMW dan Audi menggunakan aplikasi LED OSRAM yang melanggar paten LG, LG mencari larangan penjualan pada BMW dan Audi di Korea Selatan," kata juru bicara LG, Lim Young-min seraya menambahkan kalau Osram juga telah melanggar 7 paten milik LG. Demikian detikOto kutip dari Korea Times.
Pada bulan Juli, LG Electronics dan LG Innotek secara terpisah mengajukan permohonan larangan impor LED Osram ke komisi perdagangan Korea Selatan. Tapi kini, kedua perusahaan yang berafiliasi tersebut mulai menyatukan front.
"Meskipun BMW dan Audi merupakan target baru LG, Osram adalah prioritas utama perusahaan. LG akan memperluas pertempuran pengadilan yang sedang berlangsung di negara-negara lain," kata Lim.
Dalam pernyataannya LG menyatakan bahwa LG Electronics dan LG Innotek telah bersama mengamankan sekitar 4.000 paten LED secara global.
Perwakilan dari cabang BMW dan Audi lokal sndiri tidak bersedia untuk komentar, sementara pejabat Osram di Korea menolak untuk berbicara mengenai masalah ini.
Perseteruan antara LG dan Osram bermula saat LG enggan membayar royalti paten pada Osram padahal selama beberapa tahun sebelumnya Osram mendapatkan royalti untuk teknologi LED yang digunakan.
Osram mengatakan kalau paten LED memang dipegang oleh banyak perusahaan yang terlibat dalam penelitian awal. Selain Osram, perusahaan meliputi Nichia dan Toyada Gosei asal Jepang, Philips Lumileds dari Belanda dan Cree dari Amerika Serikat. Dan LG tidak di antara perusahaan-perusahaan awal ini.
"Karena LG cukup terlambat untuk bidang LED, kami telah membayar royalti yang cukup besar untuk Osram sebagai imbalan untuk menggunakan beberapa paten kunci, bagaimanapun, kita tidak lagi perlu membayar karena situasi yang sangat berbeda," kata tinggi di LG.
(ddn/ddn)










































