Seperti dilansir AFP, Kamis (29/9/2011), bekerja sama dengan Universitas Teknologi EPFL Swiss, Nissan tengah mengembangkan mobil yang terdengar menakutkan tersebut.
"Idenya adalah untuk menyatukan pengendara dan kendaraan pintar sehingga tidak ada konflik di antara mereka. Diharapkan nanti berkendara bakal lebih aman lagi," ujar Profesor dari EPFL, Jose del R. Millan, yang memimpin proyek ambisius tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, kendaraan ini bakal bisa bermanuver, mengerem jika diperlukan atau bahkan berpikir untuk berada di lajur kiri atau kanan.
Proyek ini diperkirakan akan membutuhkan waktu untuk membuat prototipenya sekitar 4 tahun.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!