Seperti dilansir Herald Sun, Jumat (23/9/2011) aksi demo sekitar 3.300 pekerja ini berlanjut di pabrik Toyota Altona di Sydney dan Melbourne. Aksi demo digalang oleh anggota Australian Manufacturing Workers' Union (AMWU) dan Communications Electrical Plumbing Union (CEPU).
Toyota Australia menuturkan demo yang terjadi karena kisruh upah kerja ini mempengaruhi industri otomotif Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aksi industrial ini tentunya bakal mempengaruhi dompet para pekerja. Jelas, tidak bekerja selama 5 hari bulan ini akan dirasakan dampaknya oleh keluarga pekerja Toyota dan pemasoknya," ujar Toyota executive director of manufacturing Chris Harrod.
Toyota pun bertekad menyelesaikan kisruh yang dimulai beberapa waktu lalu. Sebenarnya Toyota sudah menawarkan kenaikan upah 11 persen, namun AMWU menginginkan adanya kenaikan 12 persen.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau