Setelah mengucurkan dana investasi untuk pembangunan pabrik mobil di Indonesia, produsen mobil General Motors yang memproduksi mobil Chevrolet kembali mengucurkan dana untuk wilayah Asean. Kali ini, General Motors mengucurkan dana hingga US$ 200 juta untuk membangun pabrik mesin diesel di Thailand.
General Motors (GM) baru saja meresmikan fasilitas manufaktur mesin diesel terbaru paling canggih di Rayong, Thailand hari ini. Fasilitas senilai US$ 200 juta yang berdekatan dengan fasilitas manufaktur mobil GM dan merupakan investasi powertrain (rangkaian penggerak mesin) GM yang paling signifikan di kawasan Asia Tenggara.
Fasilitas dengan luas 54.275 meter persegi adalah pabrik mesin diesel GM pertama di kawasan tersebut, serta pabrik pertama di dunia untuk memproduksi serangkaian mesin diesel terbaru dengan teknologi Duramax empat silinder.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahap pertama produksi mesin akan digunakan dalam mobil pikup all-new Chevrolet Colorado yang dihasilkan di Rayong setelah pengembangan teknik dan retooling fasilitas lini perakitan (assembly line) kendaraan.
Fasilitas powertrain baru GM Thailand merupakan komponen kunci dari strategi pertumbuhan GM di Asia Tenggara. Tujuan GM adalah menjadi produsen mobil terkemuka dan mesin berkelas dunia di seluruh kawasan.
Pembukaan fasilitas dapat pula dipandang sebagai sebuah komitmen menyusul pengumuman investasi US$ 150 juta dalam reaktivasi fasilitas manufaktur di Bekasi, Indonesia. Fasilitas di Bekasi akan memproduksi serangkaian jenis mobil penumpang baru untuk pasar Asia Tenggara.
Acara peresmian fasilitas manufaktur powertrain di Rayong di hadiri oleh President of GM Southeast Asia Martin Apfel serta Permanent Secretary of the Ministry of Industry Thailand Dr. Witoon Simachokdee dan Commercial Counsellor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Thailand, Michael L. McGee. Karyawan GM Thailand, dealer GM lokal dan pemasok juga hadir dalam acara tersebut.
"GM berkomitmen untuk mengembangkan bisnis di seluruh kawasan Asia Tenggara," kata Apfel dalam keterangan resmi yang detikOto terima, Jumat (9/9/2011). "Dengan dioperasikanya fasilitas manufakur mesin ini kami dapat memenuhi komitmen GM untuk memberikan teknologi mesin diesel ramah lingkungan lebih efisien dan performa lebih tinggi untuk konsumen kami," imbuhnya.
"Memproduksi mesin secara lokal di salah satu negara ASEAN akan memperkuat komitmen GM untuk mengembangkan dan memandu pertumbuhan industri otomotif kawasan ASEAN yang kuat. Hal ini juga merupakan indikasi kemampuan tenaga kerja yang sangat baik di industri otomotif regional dan kepercayaan kami akan kecakapan mereka," tambah Apfel
Pabrik diesel tersebut akan memperkerjakan hingga 500 karyawan pada akhir tahun ini, memiliki rekam jejak manufaktur (manufacturing footprint) yang lengkap.
Fasilitas tersebut telah menggunakan teknologi komputer mutakhir dan peralatan yang dipandu oleh laser untuk meningkatkan presisi dan memastikan kualitas yang tinggi. Teknologi ini sangat fleksibel, dengan kemampuan untuk beralih antara memproduksi mesin varian 2,5-liter dan 2,8-liter, tergantung permintaan pasar yang akan terus berubah.
Pabrik ini juga telah menggunakan teknologi yang memastikan tiada debu dalam fasilitas serta teknologi sistem iklim yang sepenuhnya dikontrol (fully climate controlled) untuk mengelola kelembaban fasilitas dan menciptakan lingkungan yang optimal untuk memproduksi mesin yang berkualitas.
GM Thailand juga menggunakan teknologi ramah lingkungan yang canggih diseluruh fasilitas, termasuk menggunakan sistem pencahayaan yang mengkonsumsi energi 40 persen lebih rendah dibandingkan dengan sistem pencahayaan biasa.
Sebelum dibukanya pabrik tersebut, fasilitas ini telah melewati proses validasi yang ketat selama sembilan bulan untuk menjamin tingkat produksi yang optimal dan kualitas terbaik sejak dibukanya fasilitas tersebut.

Teknologi Diesel Duramax
Mesin diesel varian 2,5-liter dan 2,8-liter yang baru ini adalah produk terbaru dari kategori mesin truk Duramax. Mesin tersebut memiliki fitur overhead cams, turbocharging dan durable aluminum cylinder heads untuk kualitas dan daya tahan yang tinggi.
Dirancang untuk menghasilkan torsi paling tinggi di kelasnya, handal dan hemat bahan bakar. Mesin Duramax empat silinder telah diuji dalam kondisi ekstrim di Afrika, Asia, Eropa, Amerika Utara dan Amerika Selatan. Mesin Duramax tersebut telah memenuhi standar emisi Euro IV dan dapat digunakan untuk apikasi penggerak roda depan atau penggerak roda belakang dan depan (all-wheel-drive).
Selain itu, mesin Duramax tersebut juga telah lulus proses validasi ketat yang telah dilewati oleh mesin diesel Duramax 6,6-liter turbo yang dijual di Amerika Utara. Mesin Duramax yang lebih besar itu terkenal untuk performa yang tinggi dan mempunyai reputasi kehandalan serta daya tahan. Lebih dari 1,3 juta unit mesin Duramax 6.6-liter telah terjual sejak tahun 2001.
Fasilitas powertrain baru ini akan manambah investasi GM di Thailand sebesar US$ 1,3 miliar sejak tahun 1998.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!