Seperti dilansir Reuters, Selasa (30/8/2011), pabrik perakitan ini akan mulai beroperasi pada bulan Oktober mendatang dan menggantikan Mazda2 yang diimpor dari Jepang.
Juru bicara Mazda mengatakan, pabrik di Vietnam kali ini akan memiliki kapasitas maksimum 10.000 kendaraan per tahun, dan masih mempertimbangkan untuk menambahkan model lain pada lineup produksinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik ini nantinya bisa membangun mobil lain selain Mazda2 dengan kapasitas total mencapai 20.000 unit.
Selama ini Vina pun telah menjadi distributor eksklusif Mazda2, Mazda3, Mazda6 dan CX-9 yang diimpor dari Jepang dan BT-50 truk pickup dari Thailand.
Mazda seperti halnya produsen mobil Jepang lainnya menderita karena tekanan nilai tukar yen yang terus menguat terhadap dolar AS. Hal ini membuat mobil-mobil yang diekspor dari Jepang sulit berkompetisi dengan mobil lain karena harganya menjadi lebih mahal.
Untuk mengurangi kerugian, pabrikan Jepang melakukan relokasi pabrik ke luar Jepang.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi