Mazda RX-8 Temui Ajal?

Mazda RX-8 Temui Ajal?

- detikOto
Selasa, 23 Agu 2011 15:45 WIB
Mazda RX-8 Temui Ajal?
Jakarta - Akibat penjualan yang terus mengalami penurunan dan standar emisi dunia yang terus naik, Mazda kabarnya dengan terpaksa harus mengakhiri riwayat hidup mobil sportnya, RX-8. Mazda RX-8 pun kini tinggal kenangan.

Mazda Motor Corp telah membatalkan produksi mesin rotary yang mengisi tubuh RX-8. Hal itu dikarenakan angka penjualan mobil ini yang terus jatuh serta ketatnya standar emisi global.

Produksi mesin ini sendiri dilakukan di Hiroshima, Jepang dan telah berakhir pada awal Juli. Sementara penjualan globalnya akan berakhir akhir di penghujung tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Mazda RX-8 serta Mazda RX-7 sudah sekian lama menjadi salah satu mobil paling menyenangkan yang dimiliki Mazda. Meski hanya mengusung mesin 1.3 liter, sistem twin-rotor pada mesin rotary-nya mampu memproduksi tenaga hingga 232 hp pada 8.500 rpm . Sebuah tenaga yang sangat besar untuk mesin sekecil itu.

Tetapi, meski demikian, penjualan mobil ini ternyata tidak terlalu menyenangkan. Pada tahun lalu hanya ada 1.134 Mazda RX-8 yang terjual. Turung 49 persen dari 2009. Bahkan penjualan bulan Juli lalu turun lagi 21 persen.

Puncak penjualan Mazda RX-8 sendiri terjadi pada tahun 2004 ketika mobil ini mencapai penjualan hingga 23.690 unit.

Namun tahun lalu, Mazda harus menarik RX-8 dari pasar Eropa setelah mobil ini gagal memenuhi standar emisi di benua biru tersebut. "Tanpa volume dari Eropa, Mazda tidak bisa membenarkan penjualan RX-8," ungkap sumber Mazda seperti detikOto kutip dari Autonews, Selasa(23/8/2011).

Masalah pada mobil ini makin ruwet ketika nilai tukar Yen menguat terhadap dollar yang membuat Mazda di Amerika mengalami kerugian.

Namun, seorang insinyur di Mazda mengatakan kalau kematian RX-8 ini tidak akan menjadi kematian abadi mesin rotary Mazda. Sebab sebagai gantinya, saat ini Mazda sedang bersiap untuk melansir sebuah produk baru berkode 16X yang pernah dipamerkan di Tokyo Motor Show tahun 2007 silam.

Berbekal kapasitas 1.6 liter, 16X dikatakan memiliki emisi yang lebih rendah, ekonomi bahan bakar yang lebih baik dan lebih banyak kekuatan.

Namun masalahnya proyek 16X telah mengalami kesulitan sejak krisis keuangan terjadi di 2008 dan perusahaan Jepang ini kemudian lebih fokus untuk menggarap teknologi SkyActiv yang baru beberapa waktu lalu mereka perkenalkan.

"Rotary hidup dengan baik dalam Mazda. Kami sedang mempelajari apa cara terbaik untuk kembali ke pasar dengan rotary," elak Jim O'Sullivan, CEO Mazda Amerika Utara.

Belum jelas apakah ini hanya akan berlaku pada pasar Amerika Serikat dan Eropa saja ataukah akan berpengaruh pula dengan pasar negara-negara lain seperti Indonesia. Sebab Mazda juga menjual mobil ini di Indonesia.

Menanggapi hal ini, Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia Astrid Ariani pun langsung angkat bicara. Astrid menegaskan kalau Mazda tetap akan menjual mobil sport ini di Indonesia meski ada kabar berhembus mengenai penghentian produksinya.

Alasannya, kabar yang mengatakan bahwa Mazda RX-8 akan segera tiada itu menurut Astrid baru berupa gosip. Belum ada pemberitahuan resmi yang disampaikan Mazda pusat ke Mazda di Indonesia.

"Sampai saat ini kami belum menerima kabar apa pun dari Mazda MOtor Corp mengenai discontinue Mazda RX-8 di Indonesia," tegasnya kepada detikOto.

"Sampai saat ini (penjualan Mazda RX-8) masih jalan kok," tuntasnya.


(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads